PESISIR SELATAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan terus mengawal pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari upaya menjaga hak pilih masyarakat menjelang Pemilu 2029. Pengawasan dilakukan pada Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026.
Pengawasan dilaksanakan melalui proses Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di sejumlah nagari yang tersebar di Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, dan IV Jurai pada 9–10 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan data yang dimutakhirkan sesuai kondisi faktual di lapangan.
Anggota Bawaslu Pessel, Bambang Putra Niko, mengatakan Coktas merupakan bagian penting dalam proses pemutakhiran yang dilakukan KPU. Menurutnya, pengawasan diperlukan agar setiap perubahan status dan kondisi pemilih dapat tercatat secara tepat.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan proses pencocokan dan penelitian berjalan sesuai ketentuan serta data yang ditemukan benar-benar sesuai dengan kondisi pemilih,” ujarnya.
Pada Triwulan III, terdapat 180 data pemilih yang menjadi objek Coktas. Data tersebut mencakup pemilih meninggal dunia, pindah domisili, perubahan status menjadi TNI/Polri atau sebaliknya, domisili luar negeri, hingga pemilih potensial baru.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pessel, Nurmaidi, menegaskan akurasi daftar pemilih merupakan bagian penting dalam menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya. “Muara dari proses ini adalah tersedianya daftar pemilih yang akurat dan berkualitas untuk Pemilu 2029,” katanya.
Bawaslu Pessel akan terus mengawasi proses pemutakhiran secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu meminimalkan persoalan daftar pemilih sekaligus memastikan hak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2029 dapat terlindungi dengan baik.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.