Headline News

header-int

MTOT Pessel Jadi Ruang Belajar TTU, Eco-Enzym Dibawa untuk Perkaya Inovasi Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026, 12:00:06 WIB - 66 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
MTOT Pessel Jadi Ruang Belajar TTU, Eco-Enzym Dibawa untuk Perkaya Inovasi Daerah

PESISIR SELATAN — Kabupaten Pesisir Selatan menjadi ruang pembelajaran bagi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, melalui kegiatan Knowledge Exchange atau pertukaran pengetahuan yang berlangsung 11–13 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi kedua daerah untuk saling berbagi pengalaman dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

 

Pertukaran pengetahuan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan. Kegiatan merupakan bagian dari dukungan Program Sustainable Development Goals–South-South and Triangular Cooperation (SDGs-SSTC) Fase II yang didukung Pemerintah Federal Jerman melalui GIZ.

 

Dalam kegiatan ini, Pesisir Selatan memperkenalkan praktik Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) atau Sawah Pokok Murah (SPM) yang telah dikembangkan bersama petani. Peserta TTU berkesempatan melihat langsung penerapan praktik tersebut di lahan pertanian Nagari Sungai Gayo Lumpo dan Nagari Sungai Sariak Lumpo, sekaligus berdiskusi dengan kelompok tani mengenai manfaat dan tantangannya.

 

Sebaliknya, Kabupaten TTU membawa pengalaman pengembangan Eco-Enzym sebagai salah satu inovasi pemanfaatan bahan organik. Pengalaman tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi Pesisir Selatan untuk melihat peluang pemanfaatan bahan organik secara lebih produktif dan mengidentifikasi kemungkinan penerapannya sesuai kondisi daerah.

 

Kepala Bapperida Kabupaten Pesisir Selatan, Subchandri, S.E., M.Si., mengatakan pertukaran pengetahuan dirancang sebagai proses saling belajar, bukan sekadar kunjungan untuk melihat keberhasilan daerah lain. “Yang penting bukan memindahkan praktik, tetapi memahami proses, bukti, tantangan, dan konteksnya sehingga pengalaman tersebut dapat diadaptasi sesuai kebutuhan daerah,” ujarnya.

 

Selain sektor pertanian, Pesisir Selatan juga berbagi pengalaman membangun kolaborasi multipihak melalui Sekretariat SDGs atau Dapur Kolaborasi SDGs. Menurut Subchandri, pendekatan tersebut membuka ruang bagi pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan mitra pembangunan untuk menyatukan pengetahuan serta sumber daya dalam menjawab persoalan pembangunan.

 

Rangkaian Knowledge Exchange ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk memastikan pembelajaran tidak berhenti selama tiga hari kegiatan. Kedua daerah mendorong tindak lanjut melalui penguatan petani ahli, pengembangan plot demonstrasi, dokumentasi praktik baik, serta penguatan jejaring kerja sama agar inovasi MTOT dan Eco-Enzym dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan lokal.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube