Nagari Aurduri Lestarikan Budaya Gotong Royong, Perbaiki Saluran Irigasi Rusak Demi Keberlangsungan Usaha Masyarakat Petani
Painan, 5 Juli 2018--Budaya gotong royong yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau dari sejak dahulukala, perlu untuk terus dipertahankan.
Sebab banyak manfaat yang disarakan masyarakat, baik dalam menjalin hubungan sosial dan kekerabatan, maupun terhadap perbaikan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Upaya itu juga dilakukan masyarakat Nagari Aurduri Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Melalui upaya itu, sehingga sarana irigasi yang rusak karena jebol akibat banjir, kembali bisa berfungsi mengairi ratusan hektare lahan yang ada di nagari itu.
Sekretaris Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Aurduri, Webry Haryono mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Kamis (5/7) bahwa pihaknya bersama walinagari, Bamus dan tokoh masyarakat, akan terus berupaya mempertahankan budaya gotong royong itu bisa terus bertahan sampai kapanpun.
" Budaya gotong royong yang merupakan warisan nenek moyang masyarakat Minangkabau, perlu untuk terus dipertahankan. Sebab banyak dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat. Selain bisa sebagai pemersatu salam menyambung tali silaturahmi dan rasa kebersamaan dalam bersosial di masyarakat. Melalui budaya ini masyarakat juga merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan berbagai sarana dan prasarana dalam melangsungkan kelancaran usaha. Seperti kegiatan perbaikan jaringan irigasi, jalan nagari, dan lain sebaginya," kata Webry.
Disampaikanya bahwa hal itu memang sudah dirasakan dan dibuktikan langsung oleh masyarakat Nagari Aurduri saat melakukan gotong royong memperbaiki saluran irigasi yang jebol pada Senin (2/7) lalu.
" Berkat kesadaran masyarakat untuk bergotong royong bersama TNI dan lainya, sehingga kelangsungan usaha masyarakat untuk turun ke sawah bisa kembali dilakukan pada musim tanam saat ini. Saya katakan demikian, karena jaringan irigasi yang dindingnya jebol akibat banjir beberapa waktu lalu, telah kembali berfungsi sebagai mana mestinya. Walau pada hakikatnya kami berharap perbaikan secara permanen segera dilakukan oleh instansi terkait," ungkapnya.
Disampaikanya bahwa gotong royong yang diikuti oleh masyarakat Nagari Aurduri tersebut, juga bersamaan dalam mendukung program BBGRM tahun 2018.
" Itu dilakukan, sebab kebutuhan saluran irigasi merupakan sarana vital untuk mendukung kelangsungan usaha masyarakat, yang mencapai 90 persen sebagai petani penggarap lahan di nagari ini," jelasnya.
Camat Sutera, Fachrudin ketika dihubungi juga menjelaskan bahwa sebagai perpanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan, pihaknya memang terus mendorong semua nagari di kecamatan itu untuk selalu menjaga budaya gotong royong.
" Gotong royong merupakan budaya leluhur yang dimiliki oleh para pendahulu kita di Ranahminang. Ini perlu terus dipertahankan. Sebab selain bisa menyelesaikan persoalan secara bersama. Budaya ini juga memiliki pesan moral kepada kita sebagai masyarakat yang hidup dilingkungan nagari," timpalnya. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.