Nagari Lakitan Induk Bangun Jalan Lingkar Pantai Selatan Melalui Dana Desa
Painan, 4 Juli 2018--Kehadiran jalan lingkar Pantai Selatan di Kampung Pasar Lakitan Nagari Lakitan Induk di Kecamatan Lengayang, akan memberikan nilai tambah terhadap peningkatan potensi di sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Sebab jalan lingkar sepanjang 408 meter yang dibangun dengan menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp 186 juta tersebut, berada disepanjang pinggir pantai di nagari itu.
Hal itu dismpaikan Walinagari Lakitan Induk, Raflipudin kepada pesisirselatan.go.id Rabu (4/7).
Disampaikanya bahwa pembukaan ruas jalan baru yang ditempatkan pada lahan atau kawasan-kawasan yang dinilai produktif sebagai mana dilakukan nagari itu, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakatnya.
" Memasuki tahun 2018 ini, kami melalui dana desa di Nagari Lakitan Induk melakukan pembangunan empat ruas jalan. Pembangunan itu dilakukan berdasarkan usulan dari masyarakat melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) nagari. Semua usulan itu, juga dilatari oleh potensi yang dimiliki. Baik potensi disektor perkebunan, pertanian, perikanan, maupun potensi disektor pariwisata," katanya.
Dari empat ruas jalan yang akan dibangun tersbut, yang sudah sudah dimulai pengerjaanya adalah jalan lingkar Pantai Selatan Kampung Pasar Lakitan.
" Jalan lingkar dengan panjang 408 meter dan lebar 4 meter ini, bukan saja memberi manfaat bagi warga untuk mempermudah akses menuju lahan perkebunan kelapa sawit, sawah, dan lainya. Tapi juga memiliki potensi besar disektor pariwisata dan pembukaan pemukiman baru," jelasnya.
Pembangunan pembukaan ruas jalan dengan anggaran sebesar Rp 186 juta yang bersumber dari dana desa ini, juga berfungsi untuk menuju akses ke Nagari Lakitan Selatan pada bagian bibir pantainya.
" Dengan dibatasi oleh muara sungai pada batas nagari sebagai mana saat ini, sehingga bila dilanjutkan dengan pembangunan jembatan, kawasan itu akan berkembang menjadi kawasan wisata baru," ujarnya.
Itu dikatakanya karena jalan lingkar Pantai Selatan pada samping kanan arah selatan, memiliki pesona pemandangan pantai yang indah.
" Bila dilakukan polesan serta berbagai sarana penunjang lainya, maka kawasan itu akan menambah perbendaharaan kawasan wisata bahari di Pessel," akunya.
Sedangkan tiga ruas jalan lainya yang juga akan dibangun dengan menggunakan dana desa di nagari itu tahun 2018 ini adalah ruas jalan Gurunpanjang dengan nilai Rp 140 juta sepanjang 400 meter, jalan lingkar Tarok di Kampung Tarok sepanjang 400 meter dengan anggaran Rp 160 juta, dan jalan Daratan Marantiah sepanjang 500 meter dengan anggaran sebesar Rp 160 juta pula.
" Dengan tuntasnya pembangunan empat ruas jalan ini nanti, maka akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam meningkatkan dan mengembangkan usahanya sebagai petani. Sebab empat ruas jalan itu semuanya, memang bertujuan untuk mempermudah akses warga menuju lahan pertanian, disamping juga manfaat lainya," tambah Raflipudin lagi.
Dijelaskanya bahwa tahun 2018 ini total Anggaran Pendapatan Belanja Nagari (APBNag) Lakitan sebesar Rp 1,4 miliar. Dari jumlah itu yang berasal dari APBN atau DD sebesar Rp 829 juta. Sedangkan sisanya berasal dari APBD yang masuk pada Alokasi Dana Desa (ADD) dan bagi hasil dari pajak. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.