Headline News

header-int

Peduli Kesehatan Korban Banjir, Puskesmas Tapan Turun Langsung ke Permukiman Warga

Selasa, 13 Oktober 2026, 10:42:38 WIB - 73 | Kontributor : Riko Candra
Peduli Kesehatan Korban Banjir, Puskesmas Tapan Turun Langsung ke Permukiman Warga

PESISIR SELATAN — Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan, UPT Puskesmas Tapan bergerak memberikan pelayanan kesehatan gratis secara langsung ke rumah-rumah warga terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit setelah banjir.

 

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (11/10/2026), menyasar masyarakat di Nagari Tapan, Nagari Dusun Baru, dan Nagari Tanjung Pondok. Kepala UPT Puskesmas Tapan, Yanti Novita, SKM., M.KM., menginstruksikan petugas kesehatan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan, terutama kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan kesehatan pascabencana.

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan petugas surveilans Martanida, AMK., dan Rahmi Rahma Yuni, SKM., petugas penanganan bencana Ronaldi Pebrian, SKM., dan M. Agiel Alhafid, A.Md.Kes., serta petugas penyakit tidak menular (PTM) Nurfita Handayani, Amd.Kep. Kegiatan tersebut juga didukung staf Puskesmas Tapan lainnya dan para pembina desa di masing-masing nagari.

 

Pelayanan dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga terdampak banjir. Pendekatan jemput bola ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas atau masih menghadapi kendala setelah banjir.

 

Berdasarkan pendataan di Nagari Tapan, kelompok masyarakat terdampak meliputi 11 ibu hamil, 12 bayi, 56 balita, 53 remaja, 57 lansia, dan tiga penyandang disabilitas. Data tersebut menjadi perhatian petugas dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam situasi pascabencana.

 

Sementara itu, di Nagari Dusun Baru tercatat tiga ibu hamil, enam bayi, 32 balita, 25 remaja, 12 lansia, dan satu penyandang disabilitas terdampak banjir. Adapun di Nagari Tanjung Pondok, pendataan mencatat satu ibu hamil, satu bayi, enam balita, lima remaja, empat lansia, serta satu penyandang disabilitas. Selain itu, sebanyak 22 kepala keluarga dilaporkan memiliki rumah terdampak banjir di nagari tersebut.

 

Pelayanan kesehatan pascabanjir menjadi langkah penting untuk mengantisipasi berbagai gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat lingkungan yang tercemar, genangan air, serta kondisi sanitasi yang belum pulih sepenuhnya. Sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai antara lain diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan gangguan kesehatan lainnya yang berpotensi meningkat setelah banjir.

 

Perhatian khusus juga diperlukan bagi ibu hamil, bayi, balita, lansia, dan penyandang disabilitas. Kelompok tersebut membutuhkan pemantauan sesuai kondisi masing-masing, termasuk pemenuhan kebutuhan kesehatan dasar dan tindak lanjut apabila ditemukan keluhan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Kehadiran petugas kesehatan di lingkungan tempat tinggal diharapkan membantu warga memperoleh pertolongan lebih cepat.

 

Melalui kegiatan tersebut, UPT Puskesmas Tapan berupaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penyakit pascabanjir. Selain pemeriksaan dan pelayanan langsung, pemantauan kondisi lingkungan serta perhatian terhadap kebersihan air, makanan, dan sanitasi juga menjadi bagian penting dalam mencegah gangguan kesehatan setelah bencana.

 

Pelayanan ini menegaskan pentingnya kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat ketika menghadapi situasi darurat. Dengan dukungan petugas Puskesmas dan pembina desa, masyarakat di Nagari Tapan, Dusun Baru, dan Tanjung Pondok diharapkan dapat menjaga kesehatan serta segera memperoleh penanganan apabila mengalami keluhan. 

Upaya berkelanjutan dan kerja sama masyarakat menjadi kunci untuk mencegah penyakit dan mendukung pemulihan kehidupan warga pascabanjir.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube