PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat langkah antisipasi serangan hama dan penyakit tanaman menjelang musim tanam II periode Mei–Agustus 2026 melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta Petugas Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) se-Kabupaten Pesisir Selatan. Rakor ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan strategi dalam menghadapi potensi serangan OPT yang kerap mengganggu produktivitas tanaman padi.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari UPTD PTPH Provinsi Sumatera Barat, Mufridawati, S.P., memaparkan hasil pemantauan di lapangan serta upaya penanganan terhadap sejumlah OPT yang sering menyerang tanaman padi di Pesisir Selatan. Adapun jenis hama dan penyakit yang menjadi perhatian antara lain tikus, wereng coklat, blast, penggerek batang, keong emas, tungro, dan kresek.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdi, S.Pt., M.Si, dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas petugas di lapangan guna meminimalisir dampak serangan OPT.
“Pengendalian OPT tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melalui kerja sama yang terkoordinasi antara PPL, petugas PTPH, dan petani di lapangan. Pengamatan rutin menjadi kunci utama dalam mendeteksi dini serangan hama dan penyakit,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan pengendalian secara terpadu, seperti pemanfaatan musuh alami, penggunaan benih unggul tahan penyakit, serta penggunaan pestisida secara bijak.
“Penggunaan pestisida harus mengacu pada prinsip 6T, yaitu tepat jenis, tepat mutu, tepat dosis, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat harga, sehingga efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan,” tambahnya.
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pihak terkait dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi serangan OPT, sehingga produksi padi di Kabupaten Pesisir Selatan tetap terjaga dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.