Headline News

header-int

Gencar Jemput Bola ke Pusat, Bupati Hendrajoni Pastikan Pembangunan Pessel Terus Berlanjut

Jumat, 24 April 2026, 11:42:10 WIB - 257 | Kontributor : Fauzan Bantara
Gencar Jemput Bola  ke Pusat, Bupati Hendrajoni Pastikan Pembangunan Pessel Terus Berlanjut

Pesisirselatan–Kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diberlakukan oleh pemerintah pusat tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus membangun. Sebaliknya, kondisi ini memicu Bupati H. Hendrajoni untuk mengambil langkah proaktif dan strategis demi kepentingan rakyat.

Bupati Hendrajoni memilih untuk turun langsung melakukan serangkaian koordinasi dan konsultasi ke berbagai kementerian di Jakarta. Langkah "jemput bola" ini dinilai sangat krusial agar Pesisir Selatan tetap mendapatkan porsi pembangunan yang memadai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Langkah aktif ini bukan tanpa alasan. Bupati menyadari bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja tidak akan cukup untuk melakukan lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara luas.

Agenda kerja maraton di ibu kota diawali pada Senin (20/4) dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional di Kementerian Pertanian. Kehadiran Bupati di forum tertinggi ini bertujuan memastikan Pesisir Selatan masuk dalam skala prioritas program ketahanan pangan nasional.

Keesokan harinya, Selasa (21/4), Bupati melanjutkan diplomasi pembangunannya dengan menemui Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang di Kementerian PUPR. Pertemuan ini sangat penting guna mensinkronkan kebijakan tata ruang wilayah dengan rencana pengembangan infrastruktur daerah.

Sore harinya di hari yang sama, Bupati Hendrajoni bergerak menuju gedung Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi. Fokusnya jelas, yakni mendorong terciptanya kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja lokal di masa depan.

Memasuki hari Rabu (22/4), agenda semakin padat. Pukul 08.00 WIB, Bupati melakukan audiensi dengan Direktur di Kementerian ESDM. Pembahasan intensif dilakukan mengenai peluang pengembangan sektor energi dan sumber daya mineral yang ada di Pesisir Selatan.

Tak berhenti di situ, pada pukul 10.30 WIB, Bupati bertemu dengan jajaran Direktur Ritel PLN. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan dukungan kelistrikan di kawasan-kawasan strategis, terutama untuk menunjang sektor investasi dan pariwisata yang sedang menggeliat.

Rangkaian agenda berlanjut hingga Kamis (23/4). Bupati mengawali hari dengan berkoordinasi bersama Kepala Biro Umum Kementerian Sosial. Harapannya, program-program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat rentan dapat lebih banyak mengalir ke Bumi Langkisau.

Siangnya, koordinasi dilakukan dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi. Langkah ini menjadi kunci bagi keberlanjutan sektor pertanian di Pesisir Selatan, khususnya dalam memastikan ketersediaan pasokan air bagi lahan-lahan sawah produktif milik petani.

Bagi Hendrajoni, setiap kunjungan ke kementerian adalah upaya untuk memperjuangkan nasib rakyat. Beliau meyakini bahwa di tengah ketatnya persaingan antar-daerah memperebutkan anggaran pusat, kepala daerah tidak boleh hanya duduk diam di balik meja.

“Kalau kita tidak berusaha dan proaktif menjemput peluang, tentu tidak banyak kue pembangunan yang bisa kita bawa pulang untuk masyarakat,” tegas Hendrajoni. Semangat ini menjadi pelecut bagi seluruh OPD untuk bekerja lebih keras dalam menyusun usulan program.

Menariknya, dedikasi ini tetap dijalankan meskipun kondisi fisik Bupati sedang tidak dalam keadaan prima. Kepala Dinas Kominfo Pesisir Selatan, Wendi, mengungkapkan bahwa saat ini Bupati sebenarnya tengah dalam proses pemulihan cedera bahu.

Cedera tersebut dialami Bupati Hendrajoni saat menjalankan tugas kedinasan ke Jawa Timur beberapa waktu lalu. Namun, rasa tanggung jawab yang besar terhadap amanah rakyat membuat beliau tetap memilih menjalankan agenda kerja yang sangat padat di Jakarta.

Terkait adanya suara-suara kritis mengenai intensitas kunjungan kerja ke luar daerah, Bupati Hendrajoni menanggapi hal tersebut dengan sangat bijak dan terbuka. Beliau menganggap kritik sebagai bentuk perhatian dan cinta rakyat kepada pemimpinnya.

“Kalau ada warga yang rindu lalu mengkritik saya karena dianggap jarang di kantor, itu bagi saya adalah bentuk perhatian rakyat. Saya justru berterima kasih karena rakyat selalu memantau kerja pimpinannya,” ungkap beliau dengan rendah hati.

Baginya, lebih baik bekerja di lapangan untuk menjemput anggaran triliunan rupiah daripada sekadar berada di kantor namun program pembangunan stagnan. Hasil nyata dari diplomasi ini nantinya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam bentuk fisik bangunan maupun bantuan.

Sinergi antara pemerintah daerah dengan kementerian teknis diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai isu krusial di daerah. Mulai dari penuntasan kemiskinan, perbaikan irigasi, hingga pemerataan akses listrik di wilayah terpencil.

Kehadiran sosok pimpinan yang berani mendatangi pusat kekuasaan memberikan sinyal positif bagi investor. Hal ini menunjukkan bahwa Pesisir Selatan adalah daerah yang sangat serius dalam memfasilitasi pembangunan dan menjaga iklim investasi.

Dengan rangkaian agenda yang terukur dan target yang jelas, langkah Bupati Hendrajoni ini diharapkan mampu membawa Pesisir Selatan melangkah lebih maju. Inilah wujud nyata dari semboyan pembangunan yang tumbuh berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube