Headline News

header-int

Peningkatan Kemampuan KSB Pessel Terus Dilakukan

Rabu, 18 Juli 2018, 09:54:09 WIB - 499 | Kontributor : Yoni Syafrizal

PESISIR SELATAN, 18/7/2018--Pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)terus berupaya meningkatkan kemampuan anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Upaya itu dilakukan agar mereka bisa bergerak cepat, tanggap, dan profesional dalam menjalankan misi kemanusian di lapangan. Sebab daerah itu tergolong sebagai salah satu daerah yang rawan terhadap berbagai ancaman.

Sekretaris daerah kabupaten (Setdakab) Pessel, Erizon mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Rabu (18/7) bahwa untuk memaksimalkan penanganan ketika terjadi bencana, pihaknya melalui BPBD juga melakukan peningkatan kemampuan dan memberdayakan masyarakat melalui pembentukan KSB.

Upaya itu dilakukanya, karena Pesel secara geografis dan tofografis memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi.

Dikatakan tinggi, karena ancamanya bukan saja banjir, tanah longsor, abrasi pantai, angin kencang dan kebakaran hutan, tapi juga gempa yang disertai tsunami.

" Karena kondisi itu, sehingga kehadiran KSB perlu terus diberdayakan dalam menjawab penanganan berbagai potensi bencana. Karena kehadiran KSB yang telah tersebar di 282 nagari sebagai mana saat ini, memang diharapkan bisa  optimal menjalankan tugas, fungsi dan misi sosial dan kemanusianya di lapangan," katanya.

Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto ketika dihubungi juga mengatakan bahwa KSB yang berada di masing-masing nagari di daerah itu, juga didorong untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat dalam mengenalkan apa itu bencana, serta upaya yang harus dilakukan bila bencana terjadi.

Dijelaskanya bahwa untuk kegiatan pelatihan manajemen posko, SAR dan operasional bagi anggota KSB yang tersebar di 182 nagari, setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 4 miliar. Sebab jumlah anggota KSB tersebut mencapai 4.550 orang di semua nagari tersebut.

Karena membutuhkan anggaran yang besar, sehingga dia berharap kehadiran KSB yang sudah terbentuk di semua nagari itu mendapatkan perhatian pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terutama dalam pengalokasian anggaran.

" Tujuanya agar  kegiatan pelatihan manajemen posko dan pelatihan SAR bagi anggota KSB bisa dilakukan secara maksimal sebagai mana diharapkan. Perhatian tersebut tentu dari pemerintah pusat, dalam hal ini BNPB. Sebab KSB terbentuk adalah menindaklanjuti UU No 24 tahun 2017 pasal 45 ayat (2) tetang kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam," timpalnya. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube