PESISIR SELATAN-Dalam rangka mempercepat penanggulangan dan mewujudkan eliminasi penyakit Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Pesisir Selatan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan bersama Puskesmas Airpura melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) atau penemuan kasus TB secara aktif yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Tluk Kualo Inderapura, Kecamatan Airpura, dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai sasaran kegiatan, khususnya kelompok yang memiliki risiko tertular penyakit Tuberkulosis.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penemuan kasus TB secara aktif melalui kegiatan tracing atau penelusuran kontak erat dan kontak serumah dari pasien TB yang telah ternotifikasi dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).
Melalui integrasi dengan program CKG, masyarakat yang berisiko dapat lebih mudah dijangkau, didata, diberikan edukasi, dilakukan skrining, serta mendapatkan pemeriksaan lanjutan untuk penegakan diagnosis sesuai indikasi, sebutnya.
Selain itu, masyarakat yang terdiagnosis TB akan diarahkan untuk mendapatkan pengobatan dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT), sedangkan kontak yang memenuhi kriteria akan mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku, ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Pesisir Selatan turut hadir, yaitu Zaidina Umar, SKM, MKM, Erpendi, SKM dan Nori Yulianingsih, S.Tr.Keb. sebagai tim pendamping.
Pada pelaksanaan kegiatan ini telah dilakukan skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis terhadap 100 orang masyarakat Nagari Tluk Kualo Inderapura.
Sasaran kegiatan meliputi kontak serumah dan kontak erat pasien TB, serta kelompok masyarakat berisiko lainnya, seperti penyandang Diabetes Melitus (DM), orang dengan HIV (ODHIV), masyarakat dengan kondisi gizi kurang, perokok, kelompok lanjut usia, dan kelompok berisiko lainnya.
Kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh Zaidina Umar, SKM, MKM, katanya.
Materi penyuluhan meliputi tujuan pelaksanaan Active Case Finding (ACF) TB terintegrasi dengan CKG, pengenalan penyakit Tuberkulosis, pengertian TB, gejala dan tanda penyakit, faktor risiko, cara penularan, upaya pencegahan, serta pentingnya pengobatan TB secara teratur dan tuntas.
Dalam penyuluhan tersebut ditekankan bahwa TB merupakan penyakit menular yang dapat disembuhkan apabila ditemukan sedini mungkin dan mendapatkan pengobatan yang tepat sampai selesai, sebutnya.
Masyarakat juga diimbau agar tidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap penderita TB, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit TB, seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, penurunan berat badan, dan gejala lainnya.
Melalui kegiatan ACF TB terintegrasi dengan CKG ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap kegiatan penelusuran kontak TB, mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan pencegahan penularan Tuberkulosis, katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam upaya menemukan kasus TB sedini mungkin, memutus rantai penularan di lingkungan keluarga maupun komunitas, serta mendukung percepatan pencapaian Eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Pesisir Selatan.
"Bersama kita temukan kasus TB, obati sampai sembuh, cegah penularannya, dan wujudkan Pesisir Selatan bebas Tuberkulosis, " ucapnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.