PESISIR SELATAN — UPT Puskesmas Tanjung Beringin bergerak cepat mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) atau investigasi kontak di wilayah kerjanya. Langkah awal ini diwujudkan melalui sosialisasi dan koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Kecamatan Lunang serta pemerintah nagari setempat pada Selasa (20/10/2026).
Kegiatan koordinasi lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Tanjung Beringin, Nofrida Yenti,S.Tr.Keb., Bdn., didampingi Koordinator Program TB Puskesmas, Devi Dewi Santi, A.MK. Rombongan disambut hangat oleh Camat Lunang yang menyatakan komitmen serta dukungan penuh terhadap suksesnya aksi pelacakan kasus TBC mendatang.
Adapun pelaksanaan Tracing TB tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Oktober 2026. Dua nagari yang ditetapkan sebagai lokasi fokus (lokus) utama pada tahap awal ini adalah Nagari Lunang Utara dan Nagari Lunang Selatan, yang nantinya disusul penjangkauan di nagari-nagari sekitar.
Usai merampungkan koordinasi lintas sektor, UPT Puskesmas Tanjung Beringin menggelar briefing internal bersama seluruh staf dan tenaga kesehatan yang terlibat. Pertemuan intensif ini bertujuan menyamakan persepsi serta memastikan seluruh personel bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang telah diamanatkan.
Kepala UPT Puskesmas Tanjung Beringin, Nofrida Yenti, menjelaskan bahwa kegiatan Tracing TB kali ini dirancang secara terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Oleh sebab itu, pelaksanaannya melibatkan kolaborasi tim lintas program, mulai dari Penyakit Tidak Menular (PTM), Kesehatan Lingkungan (Kesling), Laboratorium, hingga Promosi Kesehatan (Promkes).
Tracing TB itu sendiri merupakan proses sistematis untuk mencari, menelusuri, dan memeriksa orang-orang yang tinggal serumah maupun berinteraksi dekat dengan pasien terkonfirmasi positif TBC. Langkah deteksi dini ini sangat krusial untuk menemukan kasus infeksi baru sebelum gejalanya semakin parah.
Adapun sasaran utama penjangkauan meliputi kontak serumah, kontak erat di lingkungan sekitar, serta kelompok masyarakat berrisiko tinggi seperti penderita Diabetes Melitus (DM) dan perokok berat. Penanganan awal yang cepat diharapkan mampu menjangkau kelompok rentan tersebut secara optimal.
Melalui integrasi layanan kesehatan dasar dan sinergi lintas sektor ini, UPT Puskesmas Tanjung Beringin optimistis dapat memutus rantai penularan bakteri TBC di tengah masyarakat, sekaligus memastikan setiap penderita mendapatkan pengobatan secara tuntas dan tepat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.