Headline News

header-int

Pilwana PAW Menjadi Tanggung Jawab Bamus Nagari, Pj Wali Nagari Dilarang Mengganti Perangkat Nagari

Rabu, 27 Januari 2021, 08:18:06 WIB - 42 | Kontributor : Yoni Syafrizal
Pilwana PAW Menjadi Tanggung Jawab Bamus Nagari, Pj Wali Nagari Dilarang Mengganti Perangkat Nagari

Pesisir Selatan--Persiapan pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak  terhadap 31 nagari dari 182 nagari sebagaimana direncanakan pada April 2021 mendatang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) semakin dimatangkan.

Sedangkan nagari yang wali nagarinya mengikuti Pilwana karena Pergantian Antar Waktu (PAW), pelaksanaan kegiatan termasuk juga pembiayaan diserahkan sepenuhnya kepada nagari melalui kesepakatan Badan Musyawarah (Bamus) Nagari.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDP2KB) Pessel, Wendi, Rabu (27/1), sebab wali nagari yang masa jabatannya habis, anggaran yang tidak terakomodir oleh nagari, akan dibantu melalui dana APBD.

"Hal ini perlu dijelaskan agar tidak terjadi informasi yang simpang siur. Sebab persoalan pembiayaan penting dipahami oleh Bamus Nagari agar tidak salah dalam mengalokasikan nantinya," kata Wendi.

Dijelaskannya bahwa dari 31 nagari yang akan melakukan Pilwana serentak pada April 2021 mendatang itu, satu nagari diantaranya melakukan Pilwana PAW.

"Karena Pilwana PAW, maka pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada Bamus Nagari, dan itu mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 Tahun 2016 Tentang Nagari," ungkapnya.

Dalam Perda itu dijelaskan jika masa bakti wali nagari masih menyisakan kurang dari satu tahun, maka bakal dilakukan penunjukkan pejabat (Pj) yang berasal dari kalangan PNS, dan jika melebihi dari satu tahun maka pemilihan wali nagari dilakukan di tingkat Bamus Nagari.

"Teknis pemilihan selain diatur oleh Perda,  juga  dari Bamus Nagari itu sendiri sesuai dengan kesepakatan," ujarnya.

Ditambahkan lagi bahwa saat ini 31 nagari yang telah habis masa jabatan dan yang PAW tersebut, dijabat oleh Pj wali nagari yang berasal dari PNS.

"Satu nagari yang Pilwana nya PAW adalah Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera. Wali nagari yang masih tersisa masa jabatan selama tiga tahun itu, karena wali nagarinya meninggal dunia. Nah, nagari ini sepenuhnya pelaksanaan Pilwana nya diserahkan kepada Bamus Nagari," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wendi, juga mengingatkan dan menegaskan kepada semua Pj wali nagari tersebut agar tidak melakukan pemberhentian dan pergeseran perangkat nagari.

"Ini harus menjadi perhatian untuk tidak dilanggar, kecuali bila melakukan pelanggaran-pelanggaran besar seperti terjerat hukum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, serta juga yang melanggar asusila," tutup Wendi mengingatkan. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2021 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube