Kabupaten Pesisir Selatan kembali mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi tahun anggaran 2027 sebesar Rp2,8 miliar. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas infrastruktur sanitasi dan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, Japeri, menyampaikan bahwa kepastian alokasi DAK Sanitasi tersebut menjadi kabar baik bagi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
"Sebagai tindak lanjut atas alokasi anggaran tersebut, Pemkab Pesisir Selatan melalui Dinas PUPR melaksanakan konsultasi penyusunan Rencana Kerja (RK) bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).,", katanya.
Kegiatan konsultasi berlangsung mulai 2 hingga 6 November 2026. Agenda tersebut difokuskan pada pembahasan dan penyempurnaan rencana kerja agar pelaksanaan program DAK Sanitasi tahun 2027 sesuai dengan ketentuan dan prioritas pembangunan pemerintah pusat.
Japeri menjelaskan, rangkaian konsultasi tersebut nantinya akan diakhiri dengan penyusunan dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan atas hasil pembahasan rencana kerja.
Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi tahapan penting agar perencanaan kegiatan dapat disusun secara matang, terarah, dan sesuai kebutuhan daerah.ac
"Dengan dukungan DAK Sanitasi sebesar Rp2,8 miliar tersebut, Pemkab Pesisir Selatan berharap pembangunan sektor sanitasi dapat semakin ditingkatkan, terutama dalam mendukung lingkungan permukiman yang sehat, bersih, dan layak bagi masyarakat.," ungkapnya.
Alokasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan infrastruktur dasar guna mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.