PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menekankan pentingnya pelayanan publik yang maksimal dan lahirnya inovasi baru di tingkat kecamatan dalam momentum serah terima jabatan Camat Pancung Soal dari Mukhtar IS, S.E. kepada Yolli Aang Sofria, S.STP., M.Sc.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Pesisir Selatan yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pesisir Selatan, Syahrizal Antoni, saat menghadiri serah terima jabatan Camat Pancung Soal, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, Syahrizal Antoni mengucapkan selamat kepada Yolli Aang Sofria yang sebelumnya telah dilantik sebagai Camat Pancung Soal pada 29 April 2026 lalu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, kami mengucapkan selamat kepada saudara Yolli Aang Sofria, S.STP., M.Sc. yang telah dilantik menjadi Camat Pancung Soal. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Mukhtar IS, S.E. atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kecamatan Pancung Soal.
Menurutnya, pergantian jabatan dalam birokrasi pemerintahan merupakan dinamika organisasi sekaligus bagian dari pembinaan karir ASN serta penyegaran dalam lingkungan kerja.
“Mutasi jabatan akan memperkaya pengalaman bertugas dan diharapkan menjadi sarana penyegaran suasana kerja di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.
Syahrizal Antoni menegaskan, amanah yang diberikan kepada seorang camat harus dijalankan dengan kompetensi, integritas dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Ia mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, para camat diminta mampu menciptakan berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Pada situasi saat ini, kita harus ekstra dan lebih bekerja keras lagi dalam menciptakan inovasi-inovasi baru yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, memasuki triwulan kedua tahun 2026, kondisi perekonomian Kabupaten Pesisir Selatan secara umum masih cukup baik meskipun menghadapi sejumlah tantangan.
Sektor pertanian, perikanan, perdagangan dan jasa masih menjadi penopang utama ekonomi masyarakat. Komoditas unggulan seperti padi, kelapa, gambir dan hortikultura dinilai masih memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Selain itu, sektor pariwisata seperti Pantai Carocok, Kawasan Wisata Mandeh dan sejumlah destinasi bahari lainnya juga terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Namun demikian, pemerintah daerah juga mengingatkan adanya tantangan berupa tekanan inflasi, khususnya pada komoditas pangan akibat faktor cuaca, distribusi barang dan situasi konflik global.
Untuk itu, camat diminta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait melalui langkah strategis seperti operasi pasar, pemantauan harga dan penguatan produksi pangan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrizal Antoni juga mengingatkan agar camat terus meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat serta mendukung program pemerintah pusat maupun visi misi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025-2030.
Adapun visi pembangunan daerah yakni “Pesisir Selatan Maju, Tumbuh dan Berkelanjutan” dengan enam misi utama, di antaranya mewujudkan pemerintahan profesional dan berintegritas, meningkatkan kualitas SDM, memperkuat sektor pangan dan pariwisata serta menciptakan daerah yang lestari dan tanggap bencana.
Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki program unggulan pro rakyat seperti Nagari Kanyang, Nagari Pandai, Nagari Mangaji, Nagari Sehat dan Nagari Sejahtera.
“Kami meminta saudara camat untuk mensukseskan visi misi kepala daerah dan program unggulan ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.
Syahrizal Antoni menegaskan bahwa camat memiliki peran strategis sebagai koordinator pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan.
Karena itu, camat diminta tidak hanya fokus pada administrasi pemerintahan, tetapi juga harus mampu menyerap aspirasi masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
“Camat adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Camat harus selalu berada di tengah masyarakat dan menjalin koordinasi yang baik dengan Forkopimca, wali nagari dan seluruh unsur terkait,” katanya.
Ia juga meminta para camat untuk memperhatikan pengawasan penyusunan dan pengesahan APB Nagari Tahun 2026 agar berjalan sesuai aturan yang berlaku serta mengantisipasi berbagai persoalan di tingkat nagari.
Selain itu, para camat diminta tinggal dan berdomisili di wilayah kecamatan masing-masing guna mendukung optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Di akhir sambutannya, Syahrizal Antoni berharap Camat Pancung Soal mampu menciptakan kondisi kerja yang kondusif, meningkatkan hasil produksi pertanian dan peternakan serta melanjutkan kiprah TP PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan di Kecamatan Pancung Soal.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.