Headline News

header-int

Sumber Pendapatan Utama Masyarakat Harus Mendapat Pendampingan Serius OPD Terkait

Kamis, 29 November 2018, 15:50:21 WIB - 314 | Kontributor : Yoni Syafrizal

Pesisir Selatan, 29 November 2018--Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat yang bergerak disektor pertanian dan kelautan, maka kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diminta melakukan pendampingan, serta juga menanggapi secara cepat berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi.

Hal itu disampaikan, sebab pertanian dan kelautan merupakan potensi besar yang bisa dijadikan sebagai andalan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah.    

Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar kepada pesisirselatan.go.id mengatakan Kamis (29/11) bahwa selain tidak lalai dalam menanggapi berbagai aspirasi dari masyarakat, para kepala OPD juga diminta bergerak cepat dalam menanggapi harapan dan kebutuhan masyarakat.

" Tentunya yang berkaitan dengan faktor-faktor produksi dan sarana usaha lainya, sesuai dengan kemampuan daerah," katanya.

Disampaikanya bahwa sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kelautan, masyarakat yang bergerak di bidang itu harus mendapat perhatian dan pendampingan secara serius.

" Karena melalui perhatian dan pendampingan itu, jeritan petani dan nelayan akibat keterbatasan kebutuhan kelangsungan usahanya,  akan bisa cepat terjawab. Seperti halnya kebutuhan terhadap sarana tangkap bagi nelayan. Serta ketersedian benih, pupuk, pengairan, dan lainya bagi masyarakat petani. Bila faktor-faktor produksi tersebut tidak tersedia, maka mustahil kehidupan petani dan nelayan akan membaik sebagai mana diharapkan," ujarnya.

Berdasarkan hal itu, sehingga sekali lagi ditegaskan kepada dinas terkait agar bisa memastikan kebutuhan, dan ketersediaan berbagai kebutuhan itu bisa terpenuhi.

Ditambahkanya bahwa pihaknya akan terus berupaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah itu.

" Untuk mewujudkannya, maka diperlukan intervensi terhadap penyebab kemiskinan itu," katanya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa tahun 2012 penduduk miskin Pessel tercatat sebesar 8,68 persen. Angka itu mengalami penurunan pada 2013, yakni 8.64 persen.

Kemudian pada 2014, lanjut angka kemiskinan Pessel 7,82 persen. Namun pada 2015 jumlah penduduk miskin meningkat tipis, menjadi 8.46 persen.

" Berkat kerjasama yang baik dari semua tim ekonomi pemerintah daerah, sehingga tahun 2018 angka kemiskinan turun menjadi 7,01 persen," ujarnya.
 
Karena target penurunan angka itu sudah menjadi tekat dan kesepakatan bersama, sehingga semua OPD ditantang untuk bergerak cepat, serta juga tanggap dengan berbagai persoalan yang ada.

" Persentase kemiskinan yang sudah berada pada angka satu digit sebagai mana saat ini, memang sangat mengembirakan. Sebab sepuluh tahun lalu angka kemiskinan Pessel adalah sebesar 32 persen dari total jumlah penduduk," ungkapnya.

Walau demikian, dia tetap merasa kuatir angka itu bisa kembali menanjak naik, jika sektor-sektor unggulan yang dijadikan sebagai kekuatan ekonomi utama masyarakat terabaikan. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube