PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat pemulihan masyarakat terdampak bencana melalui pemenuhan kebutuhan dasar. Salah satunya dilakukan dengan pembangunan jaringan air bersih di Nagari Muaro Air, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Pembangunan tersebut ditinjau langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan bersama Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, serta Ketua LPM Universitas Andalas, Prof. Mahdi dan Prof. Hakam, Sabtu (5/9/2026).
Kunjungan lapangan itu merupakan bagian dari Pendampingan Masyarakat Pascabencana. Pemerintah bersama pihak terkait ingin memastikan pembangunan jaringan air bersih tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Kalaksa BPBD Pessel, Armen, mengatakan akses air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi perhatian dalam proses pemulihan setelah bencana. Menurutnya, ketersediaan air yang memadai turut mendukung kualitas hidup masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pembangunan jaringan ini harus dipastikan berjalan dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Armen.
Selain meninjau perkembangan pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan serta kendala yang masih dihadapi masyarakat. Pendekatan lapangan dinilai penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di wilayah terdampak.
Kolaborasi Pemkab Pessel, BPBD dan LPM Unand diharapkan mampu memperkuat proses pemulihan sekaligus membangun ketahanan masyarakat. Melalui penyediaan infrastruktur dasar yang berkelanjutan, pemerintah berharap warga Muaro Air dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik serta memiliki fondasi kehidupan yang lebih kuat setelah bencana.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.