PESISIR SELATAN — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pesisir Selatan mengedepankan pendekatan edukatif dalam mencegah kenakalan remaja melalui pembinaan pelajar di SMAN 2 Painan, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah daerah untuk membangun kesadaran pelajar mengenai kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, serta pentingnya menjaga perilaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala Satpol PP dan Damkar Pessel, Dongki Agung Pribumi, S.STP., M.M., mengatakan pembinaan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter dan rasa tanggung jawab.
“Penertiban bukan hanya dilakukan ketika pelanggaran terjadi. Yang lebih penting adalah memberikan pemahaman sejak awal agar pelajar mengetahui aturan dan mampu mengendalikan diri dalam setiap pergaulan,” ujar Dongki.
Ia juga mengajak pelajar memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan positif dan prestasi. Menurutnya, lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter sehingga pelajar harus mampu memilih teman dan aktivitas yang memberikan manfaat.
“Kami berharap para pelajar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Jadilah generasi yang disiplin, berkarakter, berprestasi dan mampu memberikan kebanggaan bagi keluarga, sekolah serta Pesisir Selatan,” katanya.
Satpol PP dan Damkar Pessel akan terus mendorong pembinaan secara berkelanjutan melalui sinergi dengan sekolah, orang tua dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif sekaligus mempersiapkan generasi muda Pessel yang bertanggung jawab.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.