Headline News

header-int

Tak Hanya Infrastruktur, Wabup Risnaldi Tekankan Pentingnya Pembangunan Mental dan Spiritual Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026, 09:02:44 WIB - 11 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Tak Hanya Infrastruktur, Wabup Risnaldi Tekankan Pentingnya Pembangunan Mental dan Spiritual Masyarakat

Pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan kemajuan ekonomi, tetapi juga perlu diimbangi dengan penguatan mental, spiritual, serta karakter masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, saat menghadiri Pengajian Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Masjid Hidayatullah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Ahad (25/10/2026).

Menurut Risnaldi, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki keimanan, akhlak mulia, kepedulian terhadap sesama, serta semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Kegiatan pengajian tersebut turut dihadiri Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Risnaldi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengajian memiliki peran penting sebagai sarana memperdalam pengetahuan agama, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang telah menyelenggarakan kegiatan Pengajian Daerah ini,” ujar Risnaldi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan manusia harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan daerah. Kemampuan dan keterampilan masyarakat perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter, penguatan nilai keagamaan, dan penanaman kepedulian sosial.

Risnaldi berharap kegiatan keagamaan seperti pengajian dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial. Ilmu dan nasihat yang diperoleh selama pengajian diharapkan dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga, kehidupan sosial, maupun dalam menjalankan tanggung jawab sehari-hari.

Menurutnya, masyarakat yang memiliki landasan agama yang kuat akan lebih mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta membangun hubungan sosial yang dilandasi sikap saling menghargai.

Dalam kesempatan tersebut, Risnaldi juga menyoroti kontribusi Muhammadiyah sebagai organisasi yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan organisasi tersebut dinilai memiliki peran dalam meningkatkan kualitas kehidupan umat dan mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Sementara itu, Aisyiyah turut memiliki posisi strategis dalam pemberdayaan perempuan, penguatan pendidikan keluarga, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut dinilai penting dalam membentuk lingkungan keluarga yang sehat, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, lanjut Risnaldi, memandang organisasi keagamaan sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Kerja sama tersebut diharapkan terus berkembang, terutama dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pembinaan akhlak masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab membangun masyarakat yang religius dan berkarakter tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan dapat terus diperkuat. Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, menghormati perbedaan, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan bersama,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Pengajian Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut, Risnaldi berharap tumbuh semangat baru untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat persaudaraan, serta memperluas kepedulian terhadap sesama.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan organisasi keagamaan dan partisipasi aktif masyarakat, pembangunan mental dan spiritual diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembangunan fisik demi mewujudkan Kabupaten Pesisir Selatan yang religius, berakhlak mulia, maju, dan sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube