Pesisir Selatan - Sebanyak 120 siswa/siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Lengayang, menampilkan aksi tari massal yang berjudul Riak Kambang Maimbau, hingga membuat mata pengunjung terpukau pada saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 39 tingkat Kabupaten Pesisir Selatan. Senin, (26/11).
Menurut Nurhasanah Azam, selaku koreografer tari Riak Kambang Maimbau, tari tersebut menceritakan tentang ajaran Agama Islam, yang mana sangat menganjurkan umatnya untuk selalu membaca dan mengamalkan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari hari, baik di dunia maupun akhirat.
"Selain itu, tarian ini juga kami kolaborasikan dengan budaya dan adat di Pesisir Selatan, yakni Bajamba. Artinya adalah tradisi makan bersama yang dilakukan disebuah tempat atau ruangan yang sama oleh masyarakat kita," ucapnya di sela sela pembukaan MTQ ke 39 tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, yang dilaksanakan dilapangan bola Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang.
Ia menyebutkan, ide tari Riak Kambang Maimbau itu tercipta, dari anak nagari yang sangat menginginkan kegiatan MTQ ke 39 sukses di gelar di Pesisir Selatan. Bahkan, kata Nurhasanah, persiapan tersebut sudah dilakukan sejak Agustus hingga November 2018 dengan merekrut dan menyeleksi ratusan peserta saat itu.
"Jadi, tarian ini menggambarkan wujud kebersamaan dalam melakukan suatu kegiatan, sehingga terciptalah sebuah gerakan yang harmonis," ucapnya.
Ia menambahkan, sedangkan koreografer yang terdapat didalamnya adalah gabungan antar agama dan budaya yang berlandaskan kepada ajaran Agama Islam.
"Karena pada dasarnya, agama dan budaya merupakan pedoman manusia dalam berkehidupan baik di dunia maupun akhirat. Jadi, dalam tarian ini kami mengutamakan kekompakkan serta saling mengisi antara satu dengan yang lainnya," tuturnya.
Sementara itu, Camat Lengayang, Zoni Eldo, mengatakan, pihaknya selaku tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 39 tingkat Kabupaten Pesisir Selatan, meminta generasi muda untuk mampu berpacu dan meningkatkan kemampuan dalam membaca Alquran sebagai siar agama Islam.
"Kami selaku tuan rumah sangat berharap, kegiatan MTQ ini mampu mendorong anak-anak kita untuk mengasah kamampuan dalam membaca dan mengamalkan Alquran. Sebab, Alquran merupakan petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Islam," ucapnya.
Ia sangat menginginkan, MTQ yang sudah menjadi agenda dua tahunan itu, mampu menciptakan masyarakat yang Mandiri, Unggul, Agamis, dan Sejahtera, sesuai dengan visi dan misi daerah.
"Bahkan Alquran harus kita jadikan senagai inspirasi dalam kehidupan sehari hari. Alquran adalah sumber dari segala ilmu sehingga harus dijadikan pedoman bersama," tuturnya.
Zoni Eldo, menjelaskan, kegiatan MTQ ke 39 itu, diikuti sebanyak 680 peserta dengan 28 sub cabang lomba dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan.
"Sehingga kami harapkan kegiatan MTQ ini, bisa menjadi ajang seleksi para Qori dan Qoriah asal Kabupaten Pesisir Selatan, untuk maju ke tingkat Provinsi Sumbar menjadi yang terbaik," ucapnya penuh harap.
Kegiatan saat itu, diakhiri dengan peresmian bazar yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TPKK Lisda Hendrajoni, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan bazar yang diikuti oleh 9 nagari di Kecamatan Lengayang, termasuk TPID, dan masyarakat yang mempunyai usaha kuliner, olahan pangan, serta keterampilan tangan. (15)
Foto, Sejumlah peserta tari massal Riak Kambang Maimbau saat memperagakan aksinya dihadapan tamu undangan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.