Pesisir Selatan — Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan menggelar apel pagi rutin di halaman kantor dinas setempat. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Erna Juita, memberikan serangkaian arahan tegas dan strategis kepada seluruh jajaran pegawai serta tenaga kesehatan.
Dalam pengarahannya, Erna Juita menekankan lima poin utama yang menjadi fokus evaluasi dan percepatan kinerja pelayanan kesehatan di wilayah Pesisir Selatan.
Pertama, terkait pelaksanaan Active Case Finding (ACF). Ia meminta seluruh tim mengoptimalkan pelaksanaan ACF di 190 lokus yang tersebar di 21 Puskesmas agar berjalan tepat sasaran dan memenuhi target yang telah ditetapkan.
Kedua, Erna kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Setiap ASN di lingkungan Dinkes PPKB dituntut untuk senantiasa menjaga kedisiplinan mulai dari kehadiran, pelaksanaan tugas harian, hingga penuntasan tanggung jawab pekerjaan.
Poin ketiga sorotan Kabid P2P adalah capaian Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Menyoroti masih adanya Puskesmas yang belum mencapai target minimal 95 persen, ia memberikan instruksi tegas untuk melakukan percepatan.
"Kita berikan kesempatan untuk percepatan pencapaian target BIAS ini pada minggu pertama September 2026," tegas Erna di hadapan peserta apel.
Menyambung hal tersebut, poin keempat berfokus pada edukasi imunisasi dan penanganan informasi sesat (hoaks). Erna meminta para petugas Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Pessel untuk lebih aktif turun ke lapangan dan memanfaatkan berbagai media guna memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat.
"Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi harus terus ditingkatkan. Jangan sampai berita hoaks lebih cepat menyebar daripada informasi yang benar dari tenaga kesehatan. Petugas Promkes harus aktif meluruskan informasi yang keliru," ujanya.
Terakhir pada poin kelima, ia mendorong peningkatan pelaksanaan skrining AFP-DNA bagi wanita dewasa sesuai sasaran program. Petugas Puskesmas dan tim Promkes diminta proaktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya skrining sebagai langkah deteksi dini, sekaligus mengajak warga memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan.
Mengakhiri arahannya, Erna Juita menekankan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari angka pencapaian semata, melainkan juga dari kualitas edukasi yang diterima masyarakat.
"Kita tidak hanya mengejar capaian program, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Jangan biarkan hoaks mengalahkan edukasi dari tenaga kesehatan," pungkasnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.