PESISIR SELATAN, - Masyarakat Kenagarian Aur Begalung, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang telah memulai rehabilitasi jembatan gantung di wilayah mereka. Jembatan yang melintasi Sungai Batang Bayang itu selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya jalur penyeberangan menuju lahan pertanian warga.
Salah seorang warga, Budi Hartono, mengatakan bahwa kondisi jembatan sebelumnya sudah sangat mengkhawatirkan, terutama saat musim hujan ketika kendaraan roda dua dan pejalan kaki harus melintas dengan risiko tinggi. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jembatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
“Jembatan ini adalah jalur utama distribusi hasil tani kami. Dengan adanya perbaikan, tentu kami lebih tenang dan tidak lagi was-was saat melintas,” ujar Budi, Selasa (25/11). Ia menambahkan bahwa akses tersebut juga turut digunakan warga dari nagari tetangga, termasuk Kenagarian Talaok.
Wali Nagari Aur Begalung, Musrial, menyebutkan bahwa jembatan gantung tersebut dibangun pertama kali pada tahun 2004 dengan dana PNPM dan telah mengalami kerusakan akibat usia. Dengan panjang 115 meter dan lebar sekitar 2 meter, jembatan itu merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan masyarakat dengan sentra pertanian mereka.
Menurutnya, kondisi jembatan yang menua sering kali membuat warga kesulitan mengangkut hasil panen. Perbaikan yang dilakukan saat ini menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama bertahun-tahun berharap adanya perbaikan menyeluruh.
“Rehabilitasi ini sangat berarti bagi petani kami. Dengan kondisi jembatan yang lebih aman, aktivitas distribusi hasil tani dapat berjalan lancar tanpa rasa khawatir,” kata Musrial. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten yang telah merespons kebutuhan masyarakat nagari.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pesisir Selatan, Fahrezi Eka Siska, menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 juta melalui APBD Perubahan untuk rehabilitasi jembatan tersebut. Perbaikan berfokus pada penggantian lantai kayu dengan plat baja bermotif kembang, penambahan gelagar besi, serta pengecatan struktur jembatan.
Fahrezi menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun. Ia menegaskan bahwa rehabilitasi jembatan ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur penunjang sektor pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat.
“Kami ingin memastikan infrastruktur yang digunakan masyarakat, terutama petani, tetap dalam kondisi layak dan aman. Perbaikan ini diharapkan memberi dampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Dengan adanya rehabilitasi tersebut, masyarakat berharap akses menuju lahan pertanian semakin lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat nagari.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.