Headline News

header-int

8-2-2018 : Rabab dan Silat Buayo

Jumat, 08 Feb 2018, 08:39:02 WIB - 336 | Ir. Erizon, M.T

Rabab dan silat buayo adalah dua hal identitas budaya masa lalu pesisir yang sangat fenomenal. Disegani dan sekaligus ditakuti. Silat buayo sangat ditakuti di kalangan guru tuo silat minangkabau. Disegani karena dalam kesenian rabab ditemui banyak nasehat dan nilai nilai tak terhingga, yang menjadi contoh teladan dalam kehidupan nyata. Tentang nasehat nasehat dan pendapat, tentang suara yang tak tersalurkan dalam lembaga formal disampaikan dalam rabab. Tapi sekaligus, dalam dentingan dawai rabab pada saat tertentu berisi ilmu kebatinan, yang membuat seseorang “kanai hati” pada tukang rabab. Itulah hebatnya rabab pesisir, yang hari ini kita telah mulai melupakan dan tak banyak lagi yang mau mempelajarinya. Barangkali rabab, ada hubungannya dengan penderitaan orang pesisir sebagai “orang rantau” dalam struktur masyarakat Minangkabau. Pesisir sering disebut sebagai daerah rantau. Asal usul masyarakat pesisir memang dari darek. Manaruko mencetak sawah, membuka kebun, berjuang dengan alam, dan bersabung nyawa dengan binatang buas dan perampok dari laut di tanah “rantau”. Karena kehidupan yang sulit, dan banyak tantangan, maka jika malam datang, akan berkeluh kepada alam, dalam bentuk dendang kesedihan, dan ketika ditemui biola maka menjadi seni mumpuni, yang dikenal rabab. Dalam perkembangannya, ketika kehidupan sulit di tanah rantau, anak anak juga harus pergi lagi merantau jauh, yang entah kapan akan kembali. Menambah kesedihan, dan keperihan. Jadilah tema-tema dan lirik lirik rabab dalam keluh kesah tentang kehidupan perantauan, yang kadang berakhir manis. Ber-ending manis agar menjadi cemeti bagi generasi muda untuk kuat menghadai tantangan hidup di masa depan. Dahulu, di tahun 70-an, di setiap nagari dan kampung ada tukang biola. Ada kelompok randai, ada sasaran silat. Hari ini nyaris sulit ditemui, kecuali pada beberapa kampung di Lengayang dan Surantih. Tukang biola, sekaligus tukang kaba atau rabab, adalah orang yang disegani, karena pintar dan mampu menghapal cerita panjang untuk semalam suntuk. Biasanya gagah, dan cerdas. Banyak orang yang senang kepada Tukang biola. Mereka juga orang yang memiliki ilmu-ilmu tertentu, agar dendangnya enak di dengar, dan rababnya disenangi penonton. Demkian juga silat buayo ...........

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2018 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube