Headline News

header-int

Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni Jenguk Atlet Paralayang Pesisir Selatan Alami Crash Landing di Porprov XVI

Minggu, 11 Oktober 2026, 19:32:52 WIB - 49 | Kontributor : Fauzan Bantara
Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni Jenguk Atlet Paralayang Pesisir Selatan Alami Crash Landing di Porprov XVI

Anggota DPR RI Hj. Lisda Hendrajoni menjenguk Gustia Permata Sari, atlet paralayang asal Kabupaten Pesisir Selatan yang mengalami crash landing atau pendaratan keras saat bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat di Kota Solok. Kunjungan tersebut berlangsung pada Minggu (11, 10, 2026) dan merupakan bentuk perhatian terhadap atlet yang tengah menjalani perawatan medis. Dalam kunjungan itu, Lisda didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando.

 

Akibat insiden tersebut, Gustia mengalami cedera pada bagian lengan yang memerlukan tindakan reposisi serta penanganan lanjutan berupa operasi di Rumah Sakit Siti Rahmah, Kota Padang. Seluruh biaya penanganan medis akibat kecelakaan saat bertanding ditanggung melalui program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Kepesertaan tersebut sebelumnya telah difasilitasi melalui bantuan pembiayaan pendaftaran oleh Lisda Hendrajoni bagi atlet dan ofisial kontingen Kabupaten Pesisir Selatan yang mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat. Dengan perlindungan jaminan sosial itu, Gustia dapat memperoleh penanganan medis sesuai ketentuan program tanpa harus menanggung sendiri biaya pengobatan yang dijamin.

 

Lisda menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa Gustia dan berharap proses operasi serta pemulihan berjalan lancar sehingga atlet tersebut dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

 

"Kami tentu sangat prihatin atas musibah yang dialami Gustia. Semoga seluruh proses penanganan medis berjalan lancar dan Gustia segera diberikan kesembuhan. Yang terpenting saat ini adalah kesehatannya dan bagaimana proses pemulihan dapat berjalan dengan baik," ujar Lisda.

 

Menurut Lisda, perlindungan jaminan sosial bagi atlet merupakan kebutuhan penting, terutama bagi mereka yang mengikuti cabang olahraga dengan tingkat risiko cedera cukup tinggi.

 

"Sejak awal kita ingin memastikan seluruh atlet yang berjuang membawa nama baik Pesisir Selatan memiliki perlindungan jaminan sosial. Kita tentu tidak menginginkan adanya kecelakaan, tetapi ketika musibah terjadi, setidaknya atlet dan keluarganya tidak lagi dibebani persoalan biaya pengobatan," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Disparbudpora Pesisir Selatan, Ronald Bernando, turut memberikan dukungan moral kepada Gustia. Kehadirannya bersama Lisda disebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi atlet yang mengalami musibah saat mengikuti pertandingan.

 

Lisda juga memberikan semangat kepada Gustia agar tetap kuat dan optimistis menghadapi proses pengobatan. Menurutnya, perjuangan seorang atlet tidak hanya diukur dari medali yang berhasil diraih, tetapi juga keberanian, kedisiplinan, dan pengorbanan dalam membela daerah.

 

"Menjadi atlet adalah sebuah pengabdian dan kebanggaan. Gustia sudah menunjukkan semangat perjuangannya untuk daerah. Sekarang fokuslah pada kesembuhan, jangan memikirkan hal lain terlebih dahulu," pesannya.

 

Ia juga berharap keluarga Gustia tetap diberikan kekuatan dan ketabahan selama mendampingi proses perawatan hingga pemulihan selesai.

 

Dalam kesempatan itu, Lisda mengingatkan pentingnya perhatian terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga, terutama pada cabang paralayang yang membutuhkan kesiapan teknis, kondisi cuaca, serta dukungan penanganan medis.

 

"Prestasi tentu menjadi harapan kita bersama. Namun, keselamatan dan kesehatan atlet harus tetap menjadi prioritas utama. Atlet adalah aset berharga daerah yang harus kita jaga dan lindungi," tambahnya.

 

Peristiwa yang dialami Gustia menjadi bukti pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi atlet, karena kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang telah disiapkan sebelum pertandingan memberikan manfaat nyata ketika salah seorang atlet Pesisir Selatan mengalami kecelakaan. Melalui perlindungan tersebut, diharapkan Gustia dapat menjalani seluruh tahapan pengobatan dan pemulihan secara optimal, sekaligus kembali bangkit untuk melanjutkan kiprahnya di dunia olahraga paralayang.

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube