PESISIR SELATAN – Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., meresmikan Hunian Sementara (Huntara) serta menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) Tahap II kepada warga terdampak bencana di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Sabtu (21/2/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa transisi menuju hunian tetap.
Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa pembangunan huntara dan penyaluran DTH merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat yang terdampak.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri. Huntara ini menjadi tempat tinggal sementara yang layak, sedangkan DTH membantu meringankan beban ekonomi warga selama masa penantian hunian tetap,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, perwakilan Dandim 0311/Pessel, perwakilan Kapolres Pesisir Selatan, Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Barat Ilham Wahab, S.Sos., M.Si., Anggota DPRD Pesisir Selatan Mulyadi dari Fraksi PKB Dapil II, Kepala Cabang BRI Painan, Kepala Badan Kesbangpol, para kepala OPD, Wali Nagari, serta masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana secara terpadu dan berkelanjutan.
Sekretaris BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, TNI-Polri, perbankan, serta unsur legislatif menjadi kunci percepatan pemulihan wilayah pascabencana.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Nagari Puluik-Puluik mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Huntara yang telah dibangun dinilai sangat membantu warga untuk kembali menata kehidupan secara perlahan.
Dana Tunggu Hunian Tahap II yang disalurkan juga diharapkan mampu menunjang kebutuhan sehari-hari warga, termasuk biaya sewa tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar lainnya.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dikawal hingga masyarakat benar-benar dapat menempati hunian tetap yang aman dan layak.
Dengan peresmian huntara dan penyaluran DTH ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan jangka menengah dan panjang demi kesejahteraan masyarakat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.