Pesisir Selatan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terus tancap gas dalam meningkatkan akses kesehatan bagi warganya. Di bawah kepemimpinan Bupati Hendrajoni, Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta guna menjamin perlindungan medis yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah konkret ini ditegaskan Bupati Hendrajoni usai melakukan audiensi strategis dengan jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Hendrajoni menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan pilar utama pembangunan daerah. Target ambisius pun dipasang: kepesertaan aktif jaminan kesehatan masyarakat harus menyentuh angka maksimal mendekati 100 persen.
"Kami ingin memastikan tidak ada lagi masyarakat Pesisir Selatan, terutama kelompok rentan dan warga kurang mampu, yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Target kami adalah cakupan UHC maksimal agar masyarakat memiliki kepastian layanan yang layak," ujar Hendrajoni kepada media.
Menurutnya, percepatan UHC bukan sekadar soal angka, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam audiensi bersama Kemensos adalah integrasi data. Bupati yang didampingi Sekda Zainal Arifin dan sejumlah kepala OPD terkait, menekankan bahwa validitas data merupakan kunci efektivitas program bantuan iuran BPJS Kesehatan.
"Data yang akurat sangat penting agar subsidi pemerintah benar-benar jatuh ke tangan yang berhak. Kami sedang melakukan pembenahan data terpadu sehingga integrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan mulus tanpa kendala administrasi," tambahnya.
Selain akurasi data, Pemkab Pesisir Selatan juga secara aktif mengevaluasi status kepesertaan warga. Tujuannya adalah memastikan kartu BPJS Kesehatan masyarakat tetap aktif, sehingga saat dibutuhkan untuk layanan medis darurat, warga tidak terganjal urusan birokrasi.
Optimisme pencapaian target UHC ini juga didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Hendrajoni meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat pemerintah nagari (desa) untuk proaktif dalam melakukan pendataan dan sosialisasi kepada warga.
"Perlu sinergi yang kuat antara daerah dan pusat. Saya juga instruksikan perangkat nagari untuk mengawasi di lapangan dan memastikan seluruh warga terdata dengan baik," tegasnya.
Dengan penguatan kolaborasi bersama pemerintah pusat dan pembenahan sistem internal, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis kesejahteraan masyarakat di sektor kesehatan dapat segera terwujud secara berkelanjutan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.