PESISIR SELATAN - Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan transaksi non tunai di Nagari Muara Kandis Punggasan, Senin (15/6), guna meningkatkan tata kelola keuangan nagari.
Camat Linggo Sari Baganti, Zul Irvan Harun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memastikan pengelolaan keuangan nagari berjalan sesuai regulasi serta mendorong transparansi dan akuntabilitas.
“Monitoring ini untuk melihat sejauh mana penerapan transaksi non tunai dan memastikan administrasi keuangan tertib sesuai aturan,” ujarnya saat dihubungi, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, tim monev yang terdiri dari unsur kecamatan memeriksa administrasi keuangan, mulai dari pencatatan hingga pelaksanaan transaksi non tunai oleh pemerintah nagari.
Selain itu, tim juga memverifikasi kelengkapan dokumen sebagai syarat penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun 2026 guna memastikan tidak ada kendala dalam proses pencairan.
“Verifikasi ini penting agar penyaluran dana desa berjalan lancar dan program pembangunan dapat terlaksana tepat waktu,” katanya.
Irvan menegaskan, penerapan transaksi non tunai juga menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan nagari.
Ia berharap seluruh nagari di wilayahnya konsisten menerapkan sistem keuangan berbasis non tunai serta meningkatkan disiplin administrasi.
“Kami akan terus melakukan pembinaan agar nagari mampu menyesuaikan diri dengan sistem pengelolaan keuangan yang semakin modern,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pessel, Mar Alamsyah, mengapresiasi langkah monev yang dilakukan pihak kecamatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan nagari yang transparan dan akuntabel.
“Langkah ini positif untuk memastikan pengelolaan keuangan nagari berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pemerintah nagari agar terus meningkatkan disiplin administrasi serta memanfaatkan teknologi dalam setiap transaksi keuangan.
“Kami berharap nagari mampu mengelola keuangan secara efektif, efisien, dan transparan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.