PESISIR SELATAN – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan terus memacu standardisasi dan mutu kompetensi tenaga kesehatan di tingkat tapak. Komitmen ini diwujudkan dengan menggelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Program Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) selama dua hari yang dipusatkan di Hotel Triza Painan, Kamis (18/6/2026).
Agenda strategis ini diikuti secara intensif oleh seluruh pemegang program Yankestrad dari Puskesmas se-Kabupaten Pesisir Selatan guna mempertajam kapasitas tata kelola, kemitraan, serta pembinaan asuhan mandiri bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tradisional yang mengacu pada keterampilan turun-temurun secara empiris wajib dikelola secara profesional, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai norma hukum.
Kadis Agustina menginstruksikan kepada seluruh pengelola program di Puskesmas untuk tidak lagi menempatkan Yankestrad sebagai program pelengkap, melainkan bagian dari opsi pelayanan alternatif yang mutlak diintegrasikan dengan pengobatan konvensional.
"Kapasitas nakes kita harus naik kelas. Melalui pertemuan dua hari di Hotel Triza ini, saya tegaskan dan targetkan kepada seluruh petugas puskesmas untuk wajib melahirkan minimal satu inovasi kreatif terkait program kesehatan tradisional di wilayah kerja masing-masing. Puskesmas tidak boleh monoton, harus ada terobosan yang menyentuh masyarakat langsung," ujar Agustina Rahmadani dalam statement resminya, Jumat (19/6/2026).
Lebih lanjut, Agustina menguraikan langkah taktis pasca-pertemuan yang harus segera dieksekusi oleh para nakes di lapangan. Salah satunya adalah mempererat kemitraan lintas sektor dalam menggerakkan asuhan mandiri di tengah keluarga.
"Saya minta nakes kita aktif turun ke nagari-nagari untuk membangun kemitraan lintas sektor. Optimalkan gerakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), mulai dari pekarangan Puskesmas, Pustu, hingga membentuk Kelompok Binaan di tengah masyarakat. Edukasi warga kita agar semakin mahir memanfaatkan TOGA dan terapi akupresur secara mandiri sebagai langkah preventif awal dalam menjaga kesehatan keluarga," tambah Agustina.
Melalui bimbingan teknis yang terstruktur ini, Agustina menaruh harapan besar agar pelayanan kesehatan tradisional khas Indonesia semakin dikenal luas, dipercaya, dan memiliki standardisasi klinis yang tinggi di Pesisir Selatan.
Dengan kuatnya mutu kelembagaan Yankestrad di tingkat dasar, Pemkab Pessel siap menyongsong arah kebijakan nasional di masa depan, termasuk mendukung cita-cita besar agar layanan kesehatan tradisional terstandar dapat diakomodasi ke dalam skema pembiayaan BPJS Kesehatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.