PESISIR SELATAN — Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan melakukan koordinasi dengan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Tarusan terkait kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di kawasan Carocok Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Andi Syafinal, sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan BBM bagi nelayan guna mendukung kelancaran aktivitas melaut serta menjaga stabilitas produksi perikanan di daerah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai persoalan yang dihadapi nelayan, khususnya terkait keterbatasan akses dan distribusi BBM yang selama ini menjadi kendala utama dalam operasional penangkapan ikan.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Andi Syafinal, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan riil nelayan di lapangan.
“Pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Pangan terus berupaya memastikan ketersediaan BBM bagi nelayan, khususnya di Carocok Tarusan. Hal ini sangat penting agar aktivitas melaut tidak terganggu dan produktivitas nelayan tetap terjaga,” ujar Andi Syafinal.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengelola PPI dan instansi lainnya, guna mencari solusi terbaik dalam pemenuhan kebutuhan BBM tersebut.
“Kami akan mengupayakan mekanisme distribusi yang lebih efektif dan tepat sasaran, sehingga nelayan dapat memperoleh BBM dengan mudah dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Melalui koordinasi ini, diharapkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak pengelola PPI Tarusan dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.