PESISIR SELATAN – Pemerintah desa dan nagari di Kabupaten Pesisir Selatan didorong untuk berpartisipasi dalam Lomba Website Desa Nasional 2027 yang diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2027.
Lomba tersebut menjadi wadah apresiasi sekaligus pembelajaran bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pengelolaan website sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan, transparansi pemerintahan, pelayanan publik, serta promosi potensi dan produk unggulan desa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa keberadaan website nagari memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
"Website nagari tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi juga menjadi sarana bagi pemerintah nagari untuk menyampaikan informasi pembangunan, membuka akses pelayanan publik, serta memperkenalkan potensi dan keunggulan wilayahnya kepada masyarakat luas. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara aktif, informatif, dan berkelanjutan," ujar Wendi.
Menurutnya, Lomba Website Desa Nasional 2027 dapat menjadi momentum bagi pemerintah nagari untuk meningkatkan kualitas layanan informasi berbasis digital sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ia juga mendorong pemerintah nagari agar tidak memandang lomba tersebut semata-mata sebagai ajang memperoleh penghargaan, melainkan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan website masing-masing.
"Hal yang perlu menjadi perhatian bukan hanya tampilan website, tetapi juga kelengkapan informasi, keterbaruan berita, kemudahan akses, pelayanan publik digital, serta keamanan informasi. Website yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan nagari," tambahnya.
Berdasarkan Petunjuk Teknis Lomba Website Desa Nasional 2027, terdapat delapan aspek penilaian, yakni kualitas dan kelengkapan informasi desa; keterbukaan, transparansi publik dan Jaga Desa; pelayanan publik digital; aktualitas dan pengelolaan konten; pengalaman pengguna dan kemudahan akses; inovasi dan kreativitas digital; partisipasi dan pemberdayaan masyarakat; serta aksesibilitas, keamanan dan kepatuhan.
Setiap aspek memiliki bobot penilaian berbeda, dengan tiga aspek berbobot terbesar masing-masing 15 persen, yaitu kualitas dan kelengkapan informasi desa, keterbukaan dan transparansi publik, serta pelayanan publik digital. Aspek aksesibilitas, keamanan dan kepatuhan juga memiliki bobot 15 persen.
Pendaftaran lomba dibuka pada 2 hingga 13 November 2026 melalui portal resmi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di https://haridesa.kemendesa.go.id/lombawebsitedesa/.
Adapun persyaratan utama peserta antara lain memiliki website resmi dengan domain desa.id yang dapat diverifikasi, memiliki tim pengelola website yang ditetapkan melalui surat keputusan kepala desa, serta menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan tidak mengandung data fiktif maupun informasi menyesatkan.
Seleksi dilaksanakan secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Pada tingkat kabupaten/kota, tim penilai terdiri dari unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Pemerintah kabupaten/kota akan menetapkan satu peserta terbaik untuk diusulkan ke tingkat provinsi.
Wendi berharap pemerintah nagari di Pesisir Selatan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan website secara optimal, sehingga mampu menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus mencerminkan kemajuan tata kelola pemerintahan digital di tingkat nagari.
"Pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Website nagari harus menjadi ruang informasi yang terbuka, mudah diakses, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga, untuk informasi lebih lanjut tentang petunjuk teknis lomba website desa bisa didownload di https://pesisirselatankab.go.id/pengumuman " tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.