Headline News

header-int

Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan, Dinas Perikanan dan Pangan Pessel Gelar Bimtek bagi Nelayan

Rabu, 04 November 2026, 15:10:12 WIB - 11 | Kontributor : Riva Endra
Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan, Dinas Perikanan dan Pangan Pessel Gelar Bimtek bagi Nelayan

PESISIR SELATAN – Peningkatan kapasitas nelayan dan pelaku pengolahan hasil perikanan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor perikanan daerah. Upaya tersebut dilakukan Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi nelayan dan pelaku pengolahan hasil perikanan, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri atas kelompok nelayan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Pesisir Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H. Gunawan.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, Andi Syafinal, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan sektor perikanan, baik pada kegiatan penangkapan maupun pengolahan hasil tangkapan.

"Nelayan dan pelaku pengolahan hasil perikanan memiliki peran penting dalam rantai usaha perikanan. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka perlu terus dilakukan agar hasil perikanan tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan mentah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah," jelasnya.

Menurut Andi, potensi perikanan daerah perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menjaga mutu hasil tangkapan dan mengembangkan diversifikasi produk. Penanganan ikan yang tepat sejak proses penangkapan menjadi salah satu faktor yang menentukan kualitas dan daya tahan produk sebelum dipasarkan.

Ia juga menilai pengolahan hasil perikanan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai jenis produk pangan berbahan baku ikan. Dengan pengolahan yang baik, hasil tangkapan dapat memiliki ragam pemanfaatan dan peluang pasar yang lebih luas.

"Pengembangan usaha perikanan tidak cukup hanya mengandalkan hasil tangkapan. Kita juga perlu mendorong kemampuan masyarakat dalam mengolah, menjaga kualitas, mengemas, dan memasarkan produk perikanan. Dengan demikian, potensi yang tersedia dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar," ungkapnya.

Selain keterampilan teknis, aspek kebersihan dan keamanan pangan juga menjadi perhatian penting dalam pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan. Produk yang bermutu tidak hanya ditentukan oleh bahan baku, tetapi juga oleh proses penanganan, pengolahan, penyimpanan, hingga pengemasan.

Andi berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat memberikan dorongan kepada kelompok nelayan dan pelaku pengolahan untuk terus mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

"Harapan kita, ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan usaha masing-masing. Nelayan semakin memahami pentingnya menjaga mutu hasil tangkapan, sementara pelaku pengolahan mampu menghasilkan produk yang berkualitas, memiliki daya saing, dan memberikan nilai ekonomi lebih baik," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan diharapkan dapat terus mendorong penguatan sektor perikanan dari hulu hingga hilir. Dengan peningkatan keterampilan dan pengembangan produk olahan, sektor perikanan tidak hanya menjadi sumber penghidupan nelayan, tetapi juga membuka peluang tumbuhnya usaha ekonomi masyarakat di daerah.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube