Headline News

header-int

Gapura dan Musala Mini Segera Dibangun di Kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Perkuat Wisata Edukasi dan Kenyamanan Pengunjung

Selasa, 02 Juni 2026, 12:08:15 WIB - 48 | Kontributor : Okis Mardiansyah
Gapura dan Musala Mini Segera Dibangun di Kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Perkuat Wisata Edukasi dan Kenyamanan Pengunjung

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata berbasis konservasi. Pada tahun 2026 ini, pembangunan gapura pintu masuk kawasan dan musala mini di kawasan Konservasi Penyu Amping Parak, Kecamatan Sutera, dipastikan segera direalisasikan.

 

Kepastian tersebut mengemuka saat Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Suhandri, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi, Camat Sutera Iwal, S.Pt, serta jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Senin (1/6/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan dan perbaikan sarana pendukung wisata konservasi. Kehadiran fasilitas baru itu diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan konservasi penyu yang selama ini menjadi salah satu ikon wisata edukasi lingkungan di Kecamatan Sutera.

 

Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Selatan Ronald Bernando mengatakan, pembangunan infrastruktur pendukung tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya tarik destinasi sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan wisatawan.

 

"Kita ingin setiap pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pengunjung. Oleh karena itu, perencanaan harus matang dan pelaksanaan di lapangan harus sesuai standar yang telah ditetapkan," ujarnya.

 

Menurut Ronald, koordinasi dengan perangkat teknis akan terus dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan secara berkala selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan selesai tepat waktu dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan wisata.

 

Sementara itu, Ketua sekaligus Pendiri Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) dan Laskar Turtle Camp (LTC) Amping Parak, Haridman, menyambut baik perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap kawasan konservasi penyu yang selama ini dikelola bersama masyarakat dan para relawan lingkungan.

 

Menurutnya, keberadaan gapura akan menjadi identitas dan penanda kawasan konservasi, sementara musala mini merupakan fasilitas yang sudah lama diharapkan oleh para pengunjung.

 

"Selama ini banyak wisatawan yang datang untuk melihat aktivitas konservasi penyu, pelepasan tukik, hingga edukasi lingkungan. Kehadiran musala mini tentu akan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung, sedangkan gapura akan memperkuat citra kawasan konservasi sebagai destinasi wisata edukasi yang representatif," kata Haridman.

 

Ia berharap pembangunan tersebut menjadi langkah awal bagi peningkatan fasilitas lainnya sehingga kawasan konservasi penyu Amping Parak semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

 

Senada dengan itu, Camat Sutera Iwal, S.Pt, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terhadap pengembangan kawasan konservasi yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Sutera.

 

"Kami sangat mendukung pembangunan ini karena akan menambah kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat posisi Konservasi Penyu Amping Parak sebagai salah satu destinasi unggulan di Kecamatan Sutera. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan komunitas konservasi terus terjalin demi kemajuan kawasan ini," ucapnya.

 

Kawasan Konservasi Penyu Amping Parak selama ini dikenal sebagai pusat edukasi dan pelestarian penyu yang dikelola secara kolaboratif oleh masyarakat, pegiat lingkungan, dan pemerintah. Selain menjadi lokasi penyelamatan telur penyu dan pelepasan tukik, kawasan tersebut juga menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

 

Dengan hadirnya pembangunan gapura dan musala mini, kawasan konservasi ini diharapkan semakin nyaman, representatif, dan mampu mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pesisir Selatan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube