PESISIR SELATAN — Memperkuat kapasitas literasi digital dan karakter generasi muda di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), perhelatan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) Digital digelar secara meriah di Painan Convention Center (PCC), Kamis (05/11/2026).
Agenda edukatif berskala daerah ini mengusung tema bernas "Generasi Madrasah di Era AI: Cerdas Teknologi, Kuat Iman, Sukses Masa Depan".
Kegiatan ini diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Hadir secara langsung bertindak sebagai narasumber utama, Anggota DPR RI Komisi VIII Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat 1, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr.
Perhelatan NGOPI Digital ini disambut antusiasme tinggi dengan dipadati oleh ratusan peserta yang terdiri dari para siswa, santri, serta guru madrasah se-Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain Lisda Hendrajoni, acara ini juga menghadirkan akademisi kenamaan dari Universitas Negeri Padang (UNP), Adnan Arafani, M.Ed., Ph.D., sebagai narasumber di bidang teknologi pendidikan.
Perspektif keagamaan dan penguatan karakter moral turut dipaparkan oleh narasumber ulama terkemuka Pesisir Selatan, Buya Aprizal.
Dalam pemaparannya di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik madrasah, Lisda Hendrajoni menekankan pentingnya adaptasi teknologi di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan saat ini.
Lisda menilai bahwa kehadiran AI tidak boleh ditakuti atau dihindari, melainkan harus dikuasai sebagai alat bantu untuk meningkatkan daya saing serta kreativitas pelajar madrasah.
"Kemajuan teknologi kecerdasan buatan adalah keniscayaan yang harus kita manfaatkan secara bijak. Generasi madrasah di Pesisir Selatan tidak boleh gagap teknologi, tetapi harus mampu menjadi pemain utama yang cerdas memanfaatkan AI untuk kebaikan dan kemajuan pendidikan," ujar Lisda Hendrajoni.
Ia menambahkan bahwa keunggulan utama dari siswa madrasah terletak pada pondasi iman dan takwa yang kokoh, sehingga kecanggihan teknologi dapat difilter dengan nilai-nilai etika serta moral keislaman.
Sementara itu, Adnan Arafani memaparkan materi teknis terkait pemanfaatan perangkat digital dan platform AI secara efektif dalam mendukung proses belajar mengajar interaktif di lingkungan madrasah.
Dari sudut pandang nilai-nilai spiritual, Buya Aprizal mengingatkan para santri dan siswa agar senantiasa menjaga kebersihan hati dan keimanan di tengah derasnya arus informasi digital yang melimpah.
Inisiasi kolaboratif antara UIN Imam Bonjol Padang, DPR RI, dan Kemenag RI ini diharapkan mampu mencetak lulusan madrasah yang unggul secara intelektual, mahir secara teknologi, serta berakhlak mulia.
Rangkaian acara NGOPI Digital di PCC Painan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tanya jawab antarpenguji dan siswa madrasah, serta komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan Islam yang modern dan berdaya saing di Pesisir Selatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.