Pesisir Selatan--Permintaan sapi kurban di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menurun menjelang Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026. Kondisi ini dipicu melemahnya daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Selain itu, kenaikan harga kebutuhan pokok turut mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk berkurban. Meski demikian, harga sapi di pasaran relatif stabil dibanding tahun sebelumnya.
Pedagang ternak asal Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Alsri Ilmenedi (55), mengatakan permintaan sapi kurban tahun ini menurun dibanding tahun lalu.
“Biasanya menjelang Idul Adha permintaan meningkat, tapi sekarang justru menurun karena kondisi ekonomi,” ujarnya, Senin (22/5/2026).
Menurutnya, harga sapi tetap dijaga stabil agar tidak memberatkan masyarakat. Saat ini, harga sapi berkisar Rp12 juta hingga Rp21 juta per ekor, tergantung ukuran dan kualitas.
Jenis sapi yang diminati masih didominasi sapi lokal dan sapi Bali.
Pedagang lainnya, Jemi Ramadhan (38), juga menyebutkan transaksi jual beli tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya.
“Pesanan dari luar daerah seperti Padang dan Bukittinggi berkurang. Masyarakat lebih berhati-hati dalam belanja,” katanya.
Ia menambahkan, kenaikan biaya pakan dan transportasi ikut mempengaruhi aktivitas perdagangan, Dari sisi masyarakat, kondisi ekonomi juga berdampak pada jumlah peserta kurban.
Warga Nagari Kambang Timur, Khasmadi (67), mengatakan banyak masyarakat yang menunda berkurban karena penghasilan tidak menentu.
“Sekarang harus dihitung betul karena kebutuhan meningkat,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyebut semangat berkurban tetap ada meski jumlah peserta dalam kelompok berkurang. Hal serupa disampaikan Hendra (45), yang tetap berkurban meski harus menyesuaikan kondisi keuangan.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Pessel, Hamdi, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban tetap dilakukan.
“Setiap hewan harus memiliki surat keterangan sehat agar aman dikonsumsi,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak menggunakan plastik hitam untuk membungkus daging kurban karena berisiko bagi kesehatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.