Pesisir Selatan-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai mengkaji rencana pemugaran rumah bekas lokasi pencetakan uang perjuangan atau yang dikenal masyarakat sebagai Rumah Cetak Pitih Lengayang di Koto Pulai, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang.
Bangunan bersejarah tersebut dinilai memiliki nilai historis tinggi sehingga perlu dipertahankan sebagai bagian dari warisan perjuangan bangsa.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi, Sabtu (24/5) meninjau langsung kondisi bangunan yang berada di Koto Pulai.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini bangunan sekaligus menginventarisasi kebutuhan pemugaran.
Dalam kunjungan itu, N. Riswandi didampingi Inspektur Reva Fauza Dt. Tigo Lareh, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Adril Yesmen, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi Sikumbang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Marzan, serta Wali Nagari Kambang Timur Afriyalmi, S.Pd.I bersama unsur masyarakat setempat.
Dari hasil peninjauan, bangunan yang pernah menjadi lokasi pencetakan uang perjuangan pada masa revolusi tersebut terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Kondisi fisik bangunan yang terus menua membutuhkan perhatian serius agar tidak semakin rusak.
Menurut informasi yang diperoleh, rumah bersejarah itu pernah dipugar pada tahun 2006. Namun seiring berjalannya waktu dan faktor usia bangunan, sejumlah bagian kembali mengalami kerusakan sehingga memerlukan langkah pemeliharaan dan pemugaran lanjutan.
N. Riswandi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang menginginkan bangunan cagar budaya tersebut tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Bapak Bupati meminta agar dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sehingga rumah bersejarah ini tetap terpelihara dengan baik. Karena selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, bangunan ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan perjuangan bangsa di daerah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis terkait bentuk penanganan yang diperlukan, termasuk kebutuhan anggaran dan mekanisme pelestarian sesuai ketentuan yang berlaku terhadap bangunan cagar budaya.
Sementara itu, masyarakat setempat berharap pemugaran dapat segera direalisasikan sehingga keberadaan Rumah Cetak Pitih Lengayang tidak hanya terjaga, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sejarah bagi pelajar dan generasi muda.
Keberadaan rumah bekas lokasi pencetakan uang perjuangan di Koto Pulai selama ini menjadi salah satu bukti sejarah penting di Pesisir Selatan. Dengan rencana pemugaran tersebut, diharapkan nilai-nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat luas.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.