Pesisir Selatan — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) resmi memulai pelaksanaan program Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2026. Langkah awal tersebut ditandai dengan rapat koordinasi sekaligus penandatanganan kontrak kerja sama antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bidang Cipta Karya itu dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Pesisir Selatan, Youdhi Permadi Ma’ruf, S.T. Turut mendampingi PPTK serta dihadiri lima KSM dari berbagai lokasi penerima program DAK Bidang Sanitasi Tahun 2026 bersama para TFL yang akan melakukan pendampingan di lapangan.
Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai target, baik dari sisi teknis pekerjaan maupun pengelolaan administrasi. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik dapat segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi rampung.
Dalam arahannya, Youdhi Permadi Ma’ruf menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi antara seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan program DAK sangat bergantung pada keseriusan KSM dan pendampingan aktif dari TFL selama proses pekerjaan berlangsung.
Selain itu, seluruh pekerjaan fisik diwajibkan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditentukan pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas pembangunan sehingga hasil pekerjaan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Aspek tertib administrasi juga menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Seluruh KSM diminta menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan secara berkala, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Para TFL yang hadir juga diminta aktif melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan. Pendampingan itu mencakup pengawasan teknis pembangunan hingga membantu KSM dalam penyusunan administrasi dan laporan kegiatan.
Program DAK Bidang Sanitasi Tahun 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dasar masyarakat, terutama dalam penyediaan fasilitas sanitasi yang layak dan sehat. Pemerintah daerah menilai pembangunan sektor sanitasi menjadi salah satu kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan ditandatanganinya kontrak kerja sama tersebut, pelaksanaan pembangunan fisik DAK Tahun 2026 di Kabupaten Pesisir Selatan dipastikan segera berjalan dalam waktu dekat. Pemerintah berharap program ini dapat mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.