PESISIR SELATAN — UPT Puskesmas Tanjung Beringin menggelar Pertemuan Pemberdayaan Kader yang Terlibat dalam Pelaksanaan Imunisasi dan Surveilans PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi), Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam mendukung program imunisasi dan deteksi dini penyakit menular di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Koordinator Program Imunisasi, Feby Prastiyananda Dewi, Amd.Keb bersama tim, serta Koordinator Program Promosi Kesehatan, Pina Juniza, SKM. Pertemuan diikuti kader kesehatan dari wilayah kerja Puskesmas Tanjung Beringin.
Dalam sambutannya, Kepala UPT Puskesmas Tanjung Beringin, Nofrida Yenti menegaskan bahwa kader memiliki peran strategis sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi.
Ia juga memotivasi para kader agar terus aktif mengingatkan masyarakat tentang manfaat imunisasi serta memahami berbagai jenis penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mencegah munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah penyakit di masa mendatang.
Selain itu, kader diminta untuk selalu mengaktifkan meja penyuluhan di setiap kegiatan posyandu. Melalui meja penyuluhan tersebut, kader dapat menyampaikan berbagai informasi kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Dalam kegiatan itu dijelaskan bahwa pemberdayaan kader kesehatan merupakan proses membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi mitra tenaga kesehatan di lapangan. Kader juga berperan sebagai penggerak masyarakat dan edukator untuk menepis berbagai mitos negatif terkait imunisasi.
Kader kesehatan diharapkan mampu melakukan pendataan sasaran imunisasi secara real-time, meliputi bayi, baduta atau bawah dua tahun, hingga anak usia sekolah di wilayah kerjanya masing-masing. Data tersebut menjadi dasar dalam memastikan seluruh sasaran mendapatkan layanan imunisasi.
Selain melakukan pendataan, kader juga berperan mengajak orang tua membawa anak ke tempat pelayanan imunisasi seperti posyandu. Kader turut memberikan edukasi mengenai jenis vaksin, jadwal imunisasi, hingga pentingnya imunisasi lanjutan seperti Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Tidak hanya itu, kader juga dilatih melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit menular berbahaya seperti campak, polio, difteri, dan tetanus. Jika ditemukan warga yang diduga mengalami gejala suspek PD3I, kader diminta segera melaporkannya kepada petugas kesehatan agar dapat dilakukan penanganan cepat dan pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan masyarakat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.