PESISIR SELATAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Muhammad Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar kegiatan edukasi manajemen laktasi bagi pasien rawat inap kebidanan.
Upaya itu dilakukan guna meningkatkan pengetahuan ibu terkait pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI).
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rawat inap kebidanan pada Selasa (7/7) lalu itu, juga melibatkan tenaga kesehatan serta mahasiswi Profesi Ners Universitas Mercubaktijaya.
Direktur RSUD dr Muhammad Zein Painan, Dona Hamrita, ketika dihubungi Senin (13/7), menjelaskan bahwa kegiatan edukasi itu merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
"Edukasi laktasi sangat penting untuk membekali ibu dengan pengetahuan yang benar terkait proses menyusui," katanya.
Hal itu dikatakannya karena pemberian ASI eksklusif memiliki peran vital dalam mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong tenaga kesehatan untuk aktif memberikan edukasi kepada pasien, khususnya ibu yang baru melahirkan.
"Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung mengenai teknik menyusui yang benar. Hal ini bertujuan agar ibu lebih percaya diri dan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Disampaikannya bahwa kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh pasien rawat inap kebidanan beserta keluarga pendamping.
"Materi yang disampaikan mencakup pentingnya ASI eksklusif, teknik menyusui yang tepat, manfaat Inisiasi Menyusu Dini (IMD), cara menjaga produksi ASI, hingga penanganan berbagai kendala yang sering dialami ibu menyusui," ungkapnya.
Ditambahkan lagi bahwa penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui metode presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab.
"Dengan pendekatan ini, peserta dapat lebih mudah memahami materi serta menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi selama proses menyusui," katanya.
Dona menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa Profesi Ners dalam kegiatan itu juga memberikan nilai tambah, baik bagi pasien maupun mahasiswa itu sendiri.
"Selain membantu proses edukasi, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien," kata Dona lagi.
Menurutnya, kolaborasi antara tenaga kesehatan dan institusi pendidikan menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Hal ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi calon tenaga kesehatan agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan edukasi seperti itu dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan demikian, kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif dapat meningkat secara signifikan.
Ia juga mengimbau para ibu untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami kendala dalam menyusui. Dukungan keluarga, menurutnya, juga sangat penting dalam membantu ibu menjalani proses menyusui dengan baik.
"Diharapkan, melalui upaya ini, kualitas kesehatan ibu dan bayi di Pesisir Selatan semakin meningkat, serta mampu menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.