Pesisir Selatan-Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Pesisir Selatan melakukan inovasi "Curhat Remas" ( Curahan Hati Remaja Masa Kini).
Kepala UPTD PPA Kabupaten Pesisir Selatan, Adriani, SST di Painan, Senin (22/9) mengatakan, melalui inovasi Curhat Remas itu remaja diberikan kebebasan untuk menyampaikan permasalahan yang pernah dan sedang dialaminya.
Permasalahan itu menurut Adrian berhubungan dengan kekerasan baik kekerasan fisik, kekerasan non fisik, bully, pemelantaran, eksploitasi dan lain-lain.
Dijelaskan, proses pelaksanaan inovasi UPTD PPA Kabupaten Pesisir Selatan bersama dengan Bidang Pencegahan memberikan sosialisasi ke sekolah.
Kemudian setelah sosialisasi petugas membagikan selembar kertas untuk diisi oleh siswa menuliskan hal yang pernah dialaminya yang berhubungan dengan kekerasan baik di rumah ataupun di lingkungan tempat tinggal termasuk di sekolah.
Kemudian hasil curhatan tersebut disampaikan ke guru BP untuk ditindaklanjuti dan bagi siswa yang memerlukan bimbingan dirujuk ke UPTD PPA Kabupaten Pesisir Selatan, ungkapnya.
Dikatakan, remaja seringkali sulit membuka diri karena berbagai alasan, termasuk perubahan hormonal dan emosional yang kompleks, pencarian identitas diri, tekanan sosial, masalah akademik dan pengalaman traumatis.
Selain itu lanjut Adriani, ketakutan akan penilaian dan kritik serta pengalaman kegagalan juga dapat menghambat mereka untuk terbuka.
"Penting untuk diingat bahwa setiap remaja unik dan memiliki alasan yang berbeda untuk tidak membuka diri. Menciptakan lingkungan yang aman dan suportif, serta membangun kepercayaan adalah kunci untuk membantu remaja merasa nyaman berbagi, " tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.