Headline News

header-int

BPBD Pessel Dorong Tagana Jadi Garda Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 24 Oktober 2026, 15:08:31 WIB - 15 | Kontributor : Riko Candra
BPBD Pessel Dorong Tagana Jadi Garda Kesiapsiagaan Bencana

PESISIR SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mengurangi risiko bencana di daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Armen P, M.M., melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Hendri Agustian, saat menyampaikan materi kebencanaan dan pascabencana dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pembekalan Tagana Pessel Tahun 2026.

Kegiatan yang digagas Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pesisir Selatan itu berlangsung di Hotel Saga Murni, 24–25 Oktober 2026.

Hendri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rakor dan pembekalan Tagana memiliki peran penting dalam menambah wawasan serta meningkatkan kapasitas anggota dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Ia menegaskan, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD. Diperlukan kerja sama dan koordinasi yang kuat dengan seluruh instansi terkait serta elemen masyarakat agar penanganan bencana dapat berjalan optimal.

“Penanganan kebencanaan bukan menjadi tugas pokok BPBD saja. Kolaborasi dan kerja sama dari instansi terkait juga penting, salah satunya keberadaan anggota Tagana,” tegas Hendri.

Menurutnya, keberadaan Tagana menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, terutama dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat dan proses pemulihan setelah bencana.

Rakor dan pembekalan tersebut bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan anggota Tagana dalam menghadapi seluruh fase bencana, mulai dari prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

Hendri menjelaskan, kesiapsiagaan tidak cukup hanya dengan memahami langkah-langkah penanganan ketika bencana terjadi. Anggota Tagana juga harus memiliki pengetahuan mengenai karakteristik spesifik bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan masing-masing.

“Penting untuk mengenal karakteristik bencana yang ada di sekitar, agar kita memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana yang kapan saja bisa terjadi,” jelas Hendri.

Dalam pembekalan tersebut, anggota Tagana diberikan pemahaman mengenai berbagai tahapan penanggulangan bencana. Pada tahap prabencana, peserta dibekali materi tentang pencegahan dan mitigasi. Sementara pada saat bencana, pemahaman diarahkan pada penanganan tanggap darurat.

Adapun pada tahap pascabencana, anggota Tagana perlu memahami proses pemulihan dan rehabilitasi agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitasnya.

Selain itu, materi juga mencakup Nagari Tangguh Bencana, Kecamatan Tangguh Bencana, Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK), Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta pelibatan komunitas inklusif melalui Unit LIDI.

Hendri berharap, melalui kegiatan tersebut, anggota Tagana semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu meningkatkan peran aktif dalam mendukung penanggulangan bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.

Penguatan kapasitas anggota Tagana dinilai menjadi langkah strategis untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana. Dengan koordinasi yang baik antara BPBD, Dinas Sosial, Tagana, dan unsur terkait lainnya, upaya penanggulangan bencana diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan efektif.

Kesiapsiagaan yang dibangun sejak sebelum bencana terjadi menjadi modal penting dalam meminimalkan risiko, melindungi masyarakat, serta mempercepat proses pemulihan ketika bencana melanda.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube