Headline News

header-int

Dinas Perikanan dan Pangan Pessel Perkenalkan Budidaya Lele dalam Ember di Nagari Koto Taratak

Sabtu, 24 Oktober 2026, 10:45:51 WIB - 23 | Kontributor : Riko Candra
Dinas Perikanan dan Pangan Pessel Perkenalkan Budidaya Lele dalam Ember di Nagari Koto Taratak

PESISIR SELATAN – Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus mendorong pengembangan budidaya ikan yang mudah, murah, dan produktif di tengah masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui sosialisasi Budikdamber Fapersi (Budidaya Ikan dalam Ember Sistem Pakan Fermentasi) di Nagari Koto Taratak, Kecamatan Sutera.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) tersebut menyasar masyarakat dengan memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis dalam mengembangkan budidaya ikan lele menggunakan media ember.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pessel, Andi Syafinal, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa program Budikdamber Fapersi merupakan salah satu upaya memperkenalkan sistem budidaya ikan yang dapat diterapkan dengan memanfaatkan lahan terbatas.

Menurutnya, budidaya ikan dalam ember memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kegiatan produktif masyarakat, terutama bagi keluarga yang ingin memanfaatkan pekarangan rumah untuk menghasilkan sumber pangan bergizi.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara budidaya ikan dalam ember, termasuk pemanfaatan sistem pakan fermentasi. Harapannya, kegiatan ini dapat diterapkan secara mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Andi Syafinal kepada wartawan, Jumat (23/10/2026), di Painan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai pembuatan wadah Budikdamber. Ember yang digunakan dimodifikasi dengan memasang keran pembuangan air pada bagian bawah untuk memudahkan proses penggantian air.

Selain itu, bagian tutup ember dilubangi sebagai tempat penanaman sayuran kangkung. Sistem ini memungkinkan masyarakat memadukan budidaya ikan dan tanaman sayuran dalam satu wadah.

Pada proses penanaman, peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan arang batok kelapa dan sabut kelapa atau cocopeat sebagai media tanam. Kedua bahan tersebut dimanfaatkan dengan kapasitas sekitar 50 hingga 80 persen dari volume cup tanaman.

Tidak hanya praktik pembuatan wadah, sosialisasi juga mencakup proses fermentasi pakan ikan. Penggunaan sistem pakan fermentasi menjadi bagian penting dalam pengenalan Budikdamber Fapersi, sehingga masyarakat memahami tahapan budidaya secara lebih menyeluruh.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program, Dinas Perikanan dan Pangan Pessel juga menyerahkan bantuan benih ikan lele sebanyak 3.000 ekor kepada masyarakat di Nagari Koto Taratak.

Penyerahan benih tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi.

Andi Syafinal menegaskan, pengembangan budidaya ikan berbasis rumah tangga perlu didukung dengan peningkatan keterampilan masyarakat, mulai dari penyiapan wadah, pengelolaan air, pemilihan media tanam hingga pemberian pakan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan dan Pangan Pessel berharap masyarakat semakin tertarik mengembangkan budidaya ikan secara mandiri. Selain berpotensi membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, Budikdamber juga dapat menjadi peluang usaha produktif apabila dikelola secara berkelanjutan.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penerapan teknologi budidaya yang sederhana.

Dengan pendampingan dari perencana ahli madya dan penyuluh perikanan wilayah kerja Sutera, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan Budikdamber Fapersi secara optimal serta menjadikannya sebagai salah satu alternatif kegiatan ekonomi produktif di tingkat nagari.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube