Pesisir Selatan — Kabupaten Pesisir Selatan saat ini tengah diuji dengan berbagai persoalan kompleks yang datang bersamaan. Mulai dari penanganan pasca-bencana alam yang belum tuntas, dinamika isu sosial terkait bangunan mirip klenteng, kekhawatiran infrastruktur akibat berdentumnya Jembatan Luhung Pasar Baru, hingga ancaman abrasi pantai yang kian mengganas di sepanjang pesisir.
Menanggapi tumpukan ujian tersebut, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., menegaskan bahwa Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinannya bersama Bupati Hendrajoni sama sekali tidak akan mundur selangkah pun.
"Jabatan publik itu adalah pelayan masyarakat. Di posisi ini, pujian dan hinaan sudah menjadi makanan dan keseharian kita. Jadi, apakah ada bahasa menyerah? Jawabannya pasti tidak! Lelah itu manusiawi, lelah boleh ada, tapi menyerah jangan," tegas Risnaldi saat memberikan keterangan di Painan.
Risnaldi, yang juga merupakan Ketua PMI Pesisir Selatan, menguraikan bahwa Pemkab Pessel terus bergerak responsif memetakan prioritas penyelesaian masalah di lapangan. Terkait isu infrastruktur dan kebencanaan seperti kondisi Jembatan Luhung dan hantaman abrasi, koordinasi intensif dengan dinas teknis dan BNPB terus dipacu agar ada solusi taktis dan strategis.
Sementara terkait isu sensitif di tengah masyarakat mengenai bangunan mirip klenteng, dirinya mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Pemkab memastikan akan mengawal setiap kebijakan sosial demi menjaga ketertiban umum (trantibum) serta keharmonisan antarwarga.
"Kita tidak menafikan tantangan fundamental lainnya yang juga harus digenjot bersamaan, seperti peningkatan ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta perbaikan mutu pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial," tambahnya.
Mantan Anggota DPRD Sumbar ini menyebutkan bahwa roda pemerintahan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya pengawasan, masukan, bahkan kritikan tajam dari masyarakat Pesisir Selatan. Bagi Risnaldi, semua dinamika tersebut merupakan wujud kepedulian publik terhadap kemajuan daerah.
"InsyaAllah, semua kritikan, masukan, dan saran yang masuk ke kami, akan kami jadikan energi dan bahan bakar untuk selalu optimis. Tujuan kita satu, membawa Pessel bergerak maju ke depan," pungkasnya dengan nada optimis.
Masyarakat pun diharapkan terus bersinergi, menguatkan konsep gotong royong, dan ikut mengawal program pembangunan agar badai tantangan yang sedang dihadapi Kabupaten Pesisir Selatan saat ini dapat segera dilewati dengan baik.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.