Pesisir Selatan — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan meluncurkan majalah digital Suara Pengawasan sebagai inovasi dalam memperluas akses informasi kepemiluan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Peluncuran berlangsung di Aula Bawaslu Pesisir Selatan, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Majalah digital tersebut disebut menjadi yang pertama dikembangkan Bawaslu kabupaten/kota di Sumatera Barat. Peluncuran dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Pengas dan Kehumasan) Muhammad Khadafi, Ketua Bawaslu Pessel Arifki Musmaidi beserta jajaran komisioner, Ketua KPU Pessel Aswandi bersama komisioner, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pessel Wendi, Sekretaris Bawaslu Pessel Rinaldi serta sejumlah undangan lainnya.
Sekretaris Bawaslu Pessel Rinaldi mengatakan, kehadiran Suara Pengawasan merupakan bagian dari komitmen Bawaslu memperluas penyebaran informasi mengenai pengawasan pemilu kepada masyarakat. Informasi kepemiluan, menurutnya, perlu dikemas secara menarik, informatif dan mudah diakses agar masyarakat semakin memahami pentingnya keterlibatan publik dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
“Kehadiran majalah digital ini menjadi bagian dari tekad kami untuk memperluas informasi pengawasan kepada masyarakat. Kami ingin informasi kepemiluan dapat disajikan secara menarik dan mudah diakses,” ujar Rinaldi.
Ketua KPU Pesisir Selatan Aswandi mengapresiasi peluncuran majalah digital tersebut. Menurutnya, Suara Pengawasan merupakan langkah positif dalam memperkuat komunikasi dan penyebaran informasi kepemiluan kepada masyarakat.
“Majalah ini tentu masih memiliki kekurangan. Namun, kekurangan tersebut menjadi bagian dari proses untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan ke depan,” kata Aswandi.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Kominfo Pessel Wendi. Ia menilai inovasi tersebut penting di tengah kebutuhan masyarakat terhadap informasi kepemiluan yang cepat, mudah diakses dan terpercaya.
“Pemda tentu memberikan apresiasi atas munculnya majalah digital ini. Ini merupakan inovasi yang sangat baik dalam menyebarluaskan informasi pengawasan dan kepemiluan kepada masyarakat,” ujar Wendi.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Pessel Arifki Musmaidi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung lahirnya Suara Pengawasan, khususnya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong inovasi komunikasi publik di lingkungan Bawaslu.
“Terima kasih atas kerja sama semua pihak, termasuk Pemda Pesisir Selatan yang telah memberikan support hingga majalah ini bisa lahir,” ucap Arifki.
Selain menghadirkan media informasi digital, Arifki mengatakan Bawaslu Pessel terus memperkuat pendidikan politik dan kepemiluan bagi generasi muda. Salah satunya melalui program kelas Pemilu yang telah dilaksanakan di sejumlah sekolah tingkat SMA.
Ia menilai pendidikan kepemiluan sejak dini penting untuk membangun kesadaran generasi muda agar menjadi pemilih yang cerdas sekaligus memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi dan pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat Muhammad Khadafi turut mengapresiasi kreativitas Bawaslu Pessel dalam menghadirkan Suara Pengawasan. Ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghambat bagi jajaran pengawas pemilu untuk melahirkan inovasi.
“Keterbatasan anggaran tidak menjadi halangan untuk membangun kreativitas. Bawaslu Pesisir Selatan telah menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan kemauan, inovasi tetap bisa diwujudkan,” kata Khadafi.
Khadafi juga mengingatkan agar seluruh pihak mulai mempersiapkan tahapan demokrasi ke depan, termasuk menuju Pemilu 2029. Menurutnya, dinamika politik telah berkembang dalam kehidupan masyarakat sehingga kebutuhan terhadap informasi yang benar, edukatif dan dapat dipercaya semakin penting.
Ia menilai keberadaan media seperti Suara Pengawasan dapat menjadi salah satu instrumen untuk menangkal informasi menyesatkan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai proses demokrasi.
Peluncuran Suara Pengawasan diharapkan tidak sekadar menjadi inovasi komunikasi Bawaslu Pessel, tetapi juga menjadi sarana berkelanjutan untuk memperkuat literasi kepemiluan, meningkatkan partisipasi masyarakat dan membangun kesadaran bersama dalam mengawal demokrasi menuju Pemilu 2029.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.