Pesisir Selatan — Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB) membutuhkan kerja sama kolektif dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar tugas jajaran tenaga kesehatan semata. Semangat konvergensi inilah yang melandasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nagari Siaga TB yang diikuti langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., bersama Kepala Bidang P2P di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan strategis tingkat provinsi tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat. Rapat koordinasi ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat sebagai narasumber utama dengan panduan Kepala Bidang P2P Dinkes Provinsi Sumbar selaku moderator, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Ketua TP PKK, dan Kabid P2P kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Lebih dari sekadar agenda rutin, pembentukan Nagari Siaga TB merupakan langkah nyata untuk memperkuat kepedulian hingga ke tingkat terdepan yang paling dekat dengan masyarakat. Penanganan penyakit TB tidak hanya berfokus pada pasien yang sedang sakit, melainkan turut melibatkan peran penting keluarga, lingkungan sekitar, serta perangkat nagari.
Kadis Dinkes PPKB Pessel, Agustina Rahmadani, menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam eliminasi TB sering kali bersumber dari rasa takut, malu, atau kekhawatiran pasien akan stigma sosial dan dijauhi oleh lingkungan. Padahal, TB merupakan penyakit yang dapat dituntaskan dan disembuhkan secara total apabila terdeteksi lebih awal serta menjalani pengobatan secara teratur hingga selesai.
"Jangan tunggu parah baru peduli. Janngan jauhi yang sakit, rangkul dan bantu berobat. Masyarakat perlu terus diberi pemahaman bahwa penderita TB bukan untuk dijauhi atau dikucilkan, melainkan harus dirangkul dan didampingi agar mereka mau berobat sampai sembuh," tegas Agustina Rahmadani.
Melalui penguatan konsep Nagari Siaga TB ini, diharapkan pemerintah nagari, kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga pihak keluarga dapat bergerak serentak dalam mengdeteksi kasus sedini mungkin, mencegah mata rantai penularan, serta memastikan pasien menyelesaikan masa pengobatan. Sinergi ini menjadi fondasi utama mewujudkan Pesisir Selatan sehat yang berawal dari kepedulian bersama dari tingkat nagari.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.