Headline News

header-int

Pessel Diprioritaskan Dapat Gudang Bulog, Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Diperkuat

Selasa, 12 Mei 2026, 19:04:07 WIB - 109 | Kontributor : Okis Mardiansyah
Pessel Diprioritaskan Dapat Gudang Bulog, Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Diperkuat

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mendapat prioritas pembangunan gudang Bulog sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.

Hal itu terungkap dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Gedung Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Selasa (12/5/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat bersama kepala daerah serta unsur TPID kabupaten/kota se-Sumbar. Forum itu membahas berbagai strategi pengendalian inflasi daerah, mulai dari penguatan pasokan pangan hingga sinergi antardaerah.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Pesisir Selatan, Dailipal, mengatakan Pesisir Selatan menjadi salah satu daerah prioritas pembangunan gudang Bulog dengan syarat pemerintah daerah menyediakan hibah lahan sekitar dua hektare.

“Calon lokasi yang disiapkan berada di Kecamatan Lunang. Kehadiran gudang Bulog ini tentu sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas pasokan di Pesisir Selatan,” ujar Dailipal.

Menurutnya, keberadaan gudang Bulog nantinya akan memberi dampak besar terhadap pengelolaan cadangan pangan daerah, terutama dalam menjaga ketersediaan beras dan bahan pokok saat terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi.

Selain membahas pembangunan gudang Bulog, forum tersebut juga menyoroti penguatan budidaya plasma nutfah sapi pesisir. Program itu akan dilakukan melalui sinergi antara BPTU Padang Mengatas, Dinas Peternakan Provinsi Sumbar, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan serta dukungan dari Bank Indonesia.

Dailipal menjelaskan, pengendalian inflasi daerah tidak hanya bergantung pada stabilitas harga di pasar, tetapi juga pada kemampuan daerah menjaga produksi dan distribusi komoditas strategis.

“Optimalisasi peran Satgas Pangan juga menjadi perhatian dalam pengawasan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama antar daerah dinilai penting untuk menjaga kelancaran pasokan komoditas pangan. Salah satu contoh yang dibahas dalam forum tersebut adalah kerja sama antara Pesisir Selatan dengan Kabupaten Solok untuk pemenuhan kebutuhan bawang merah.

“Kerja sama antar daerah sangat penting agar distribusi bahan pokok tetap lancar dan harga di pasar bisa terkendali,” ucapnya lagi.

Dalam rapat itu, seluruh TPID kabupaten/kota juga diminta lebih optimal dalam pelaporan kegiatan pengendalian inflasi melalui aplikasi KIAT yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Menurut Dailipal, koordinasi dan sinergi antar lembaga menjadi kunci utama agar program pengendalian inflasi berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Koordinasi yang kuat akan membuat langkah pengendalian inflasi lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube