PESISIR SELATAN – Pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) membutuhkan pijakan yang terukur, tidak semata-mata bertumpu pada riwayat kepangkatan dan masa kerja, tetapi juga harus mempertimbangkan potensi serta kompetensi yang dimiliki setiap aparatur.
Dalam rangka mendukung upaya tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pesisir Selatan segera memenuhi undangan Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan bernomor : 800/238/BKPSDM/2026 itu dengan menugaskan
delapan ASN untuk mengikuti kegiatan dimaksud sebagaimana Surat Tugas Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Nomor 000.1.2.3/312/KOMINFO/2026.
Kedelapan ASN yang ditugaskan dijadwalkan mengikuti kegiatan pada Rabu (4/11/2026) di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Padang, Jalan Adinegoro KM 7, Kota Padang.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, S.H., M.Hum. Senin, (2/11) dikantornya menyampaikan bahwa keikutsertaan aparatur Diskominfo dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pemenuhan kebutuhan pemetaan sumber daya manusia aparatur di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, profiling ASN memiliki arti penting dalam memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kapasitas, potensi, dan kompetensi pegawai. Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengembangan karier aparatur melalui pendekatan Manajemen Talenta.
“Pemetaan potensi dan kompetensi ASN merupakan bagian penting dalam mengenali kapasitas serta talenta yang dimiliki setiap aparatur. Dengan adanya profiling ini, pengembangan karier diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, objektif, dan mempertimbangkan kompetensi yang dimiliki pegawai,” ujar Wendi.
Ia menambahkan, keikutsertaan ASN Diskominfo juga mencerminkan komitmen perangkat daerah dalam mendukung kebijakan pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang berbasis kompetensi dan potensi.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperoleh profil potensial aparatur sebagai salah satu dasar dalam penerapan Manajemen Talenta. Dengan demikian, potensi pegawai dapat dikenali secara lebih sistematis, sementara kompetensi yang dimiliki menjadi bahan pertimbangan dalam merancang pengembangan karier dan penempatan aparatur.
Adapun delapan ASN Diskominfo Pesisir Selatan yang ditugaskan mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas:
1. Sepri Putra, S.IP., M.AP., Penata (III/c), jabatan Perencana Ahli Muda.
2. Hendika Yusra, S.T., Penata Muda Tingkat I (III/b), jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama.
3. Handri Trisna, S.Kom., Penata Muda Tingkat I (III/b), jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama.
4. Wikeastuti, S.Si.Kom., Penata Muda Tingkat I (III/b), jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama.
5. Ramadani Ilham, S.Kom., Penata Muda Tingkat I (III/b), jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama.
6. Muhammad Azmi Riyan, S.Kom., Penata Muda Tingkat I (III/b), jabatan Sandiman Ahli Pertama.
7. Defrianto, S.Kom., Penata Muda (III/a), jabatan Sandiman Ahli Pertama.
8. Ihsanul Fikri, S.Stat., Penata Muda (III/a), jabatan Statistisi Ahli Pertama.
Seluruh peserta dijadwalkan mengikuti profiling dalam tiga sesi, yakni pukul 08.00–11.00 WIB, 11.00–14.00 WIB, dan 14.00–17.00 WIB. Peserta diwajibkan hadir satu jam sebelum jadwal masing-masing dengan mengenakan pakaian batik.
Bagi Diskominfo Pesisir Selatan, partisipasi dalam kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan administrasi kepegawaian, melainkan bagian dari ikhtiar membangun aparatur yang memiliki kapasitas, kecakapan, dan kompetensi sesuai bidang tugasnya.
"Sebab, tata kelola pemerintahan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh sistem dan kebijakan, tetapi juga oleh kualitas manusia yang menggerakkannya. Pemetaan potensi dan kompetensi menjadi salah satu langkah untuk mengenali talenta aparatur sekaligus membuka ruang pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah", tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.