Headline News

header-int

Puskeswan Painan Temukan Kasus FCV, Pemilik Kucing Diminta Waspada

Selasa, 02 Desember 2025, 13:48:37 WIB - 594 | Kontributor : Yoni Syafrizal
Puskeswan Painan Temukan  Kasus FCV, Pemilik Kucing Diminta Waspada

Pesisir Selatan--Hewan piaraan jenis kucing yang mengalami gejala sariawan parah, demam, dan air liur berlebihan mulai terlihat beberapa minggu terakhir di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). 

Hal itu disampaikan Kepala Puskeswan Terpadu Painan, Kecamatan IV Jurai, kepada media ini Selasa (2/12) dan menjelaskan bahwa temuan itu mengarah pada satu penyebab utama Feline Calicivirus (FCV), penyakit menular yang kini kian banyak menyerang kucing.

Disampaikannya bahwa pihaknya hampir setiap hari menerima pasien kucing dengan kondisi yang serupa di wilayah tugasnya. 

"Banyak kucing datang dengan ileran hebat, tidak mau makan, demam tinggi, dan setelah diperiksa kami temukan luka-luka mirip sariawan di mulut serta pembengkakan kelenjar getah bening," ujarnya. 

Dikatakannya bahwa suhu tubuh beberapa pasien mencapai 39,7°C, yang sudah termasuk demam tinggi pada kucing.

Menurut penjelasan drh Hayatul, Calicivirus merupakan virus yang sangat menular dan mudah menyebar melalui air liur, bersin, maupun kontak langsung antar kucing. 

Kondisi geografis dan interaksi antara kucing domestik serta kucing peliharaan di Pesisir Selatan membuat penyebaran virus ini semakin cepat. 
"Kami ingin masyarakat memahami bahwa sariawan pada kucing bukan keluhan ringan. Ini bisa menjadi tanda infeksi virus berbahaya," tambahnya.

Gejala khas FCV antara lain sariawan pada lidah dan gusi, air liur berlebihan, tidak mau makan, demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening, serta gejala flu seperti bersin atau mata berair. Karena rasa sakit saat menelan, banyak kucing menolak makan dan akhirnya mengalami dehidrasi dalam waktu singkat.

Jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat berujung pada komplikasi serius, terutama pada anak kucing. Hayatul menjelaskan bahwa FCV dapat memicu dehidrasi parah, radang sendi, hingga kematian pada kucing dengan kekebalan tubuh lemah. 

"Anak kucing adalah kelompok yang paling rentan. Penanganan terlambat bisa berakibat fatal," ingatnya.

Hingga saat ini belum ada obat khusus yang dapat mematikan Calicivirus, dan perawatan medis hanya bersifat suportif, seperti pemberian infus, obat pereda nyeri, dan penanganan sariawan. 

Karena itu, vaksinasi menjadi langkah pencegahan paling efektif. Vaksin FCV termasuk dalam paket vaksin inti kucing seperti F3, F4, Tricat, atau Quatricat.

Ia juga mengingatkan kepada pemilik kucing untuk memeriksa kembali status vaksinasi hewan peliharaan mereka. 

"Pesan saya, jangan tunggu kucing sakit parah. Vaksin tahunan dan jadwal vaksin anak kucing harus dipenuhi," tutupnya. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube