Headline News

header-int

PUTR Pessel Koordinasi dengan BWS Sumatera V, Proyek Tanggap Darurat Banjir Dipastikan Berlanjut

Senin, 29 Juni 2026, 12:23:35 WIB - 332 | Kontributor : Yoni Syafrizal
PUTR Pessel Koordinasi dengan BWS Sumatera V, Proyek Tanggap Darurat Banjir Dipastikan Berlanjut

PESISIR SELATAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana banjir melalui koordinasi intensif dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Kementerian Pekerjaan Umum.

 

Langkah itu dilakukan guna memastikan kelanjutan dan percepatan proyek tanggap darurat banjir tahun anggaran 2025 yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana, PT Brantas.

 

Kepala Dinas PUTR Pessel, Jaferi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Nofrizal, saat dihubungi, Senin (29/6), menyampaikan bahwa koordinasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat penanganan dampak banjir. 

 

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri mengingat skala kerusakan infrastruktur yang cukup besar.

 

“Koordinasi ini sangat krusial karena penanganan pascabanjir membutuhkan langkah yang komprehensif, tepat mutu, dan tepat waktu. Sinergi dengan pemerintah pusat melalui BWS Sumatera V menjadi kunci, terutama karena keterbatasan anggaran daerah,” ujar Nofrizal.

 

Ia menambahkan, dalam pertemuan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWS Sumatera V, Syaidul Afkar, ST, MT, serta tim teknis dan manajemen PT Brantas, beberapa waktu lalu, sejumlah agenda penting dibahas. 

 

Di antaranya evaluasi progres fisik di titik-titik kritis aliran sungai, identifikasi kendala lapangan, serta strategi percepatan penyelesaian proyek.

 

Menurut Nofrizal, progres pekerjaan saat ini masih dalam tahap administrasi lanjutan di tingkat kementerian. 

 

“Saat ini Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sedang melakukan review kegiatan di Kementerian PU sebagai syarat sebelum penandatanganan kontrak kerja. Setelah kontrak ditandatangani, kontraktor akan menerima uang muka dan diharapkan dapat mempercepat progres pekerjaan di lapangan,” jelasnya.

 

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), proyek tersebut ditargetkan selesai pada 18 September 2026. 

 

Namun demikian, pihaknya mendorong agar pekerjaan bisa rampung lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

 

Sementara itu, PPK BWS Sumatera V, Syaidul Afkar, menyambut baik langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam mempercepat koordinasi. 

 

Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan proyek berjalan sesuai standar teknis dan kualitas yang ditetapkan.

 

“Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat sangat penting untuk menjamin hasil konstruksi yang tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki daya tahan jangka panjang, terutama dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi di masa mendatang,” katanya beberapa waktu lalu.

 

Dari sisi pelaksana, pihak PT Brantas juga menyatakan kesiapan untuk mengakselerasi pekerjaan setelah seluruh proses administrasi rampung. Perusahaan akan fokus pada normalisasi sungai, pembangunan infrastruktur pengendali banjir, serta perkuatan tebing di titik-titik rawan.

Melalui koordinasi terpadu ini, pemerintah berharap seluruh proses penganggaran dan pekerjaan fisik dari Kementerian Pekerjaan Umum di wilayah Pesisir Selatan dapat berjalan optimal.

 

Dengan demikian, keamanan masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas perekonomian kembali normal pascabencana banjir.

 

 

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube