Headline News

header-int

Sekdakab Zainal Arifin Hadiri Launching Penelitian Uji Efikasi Bilbahoney oleh Poltekkes Padang

Kamis, 13 Agustus 2026, 06:14:10 WIB - 16 | Kontributor : Marlison
Sekdakab Zainal Arifin Hadiri Launching Penelitian Uji Efikasi Bilbahoney oleh Poltekkes Padang

PESISIR SELATAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin menghadiri Launching Penelitian Uji Efikasi Bilbahoney dengan tema “Kolaborasi Penelitian dan Inovasi Pangan Lokal Mendukung Zero Stunting oleh Poltekkes Padang di Wilayah Puskesmas Pasar Baru dan Puskesmas Koto Berapak, Rabu (12/8). 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam mendorong kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintahan kecamatan dan nagari, serta kader kesehatan dalam pemanfaatan inovasi pangan lokal sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan dan penanggulangan stunting. 

 

Penelitian tersebut dilaksanakan oleh Tim Peneliti Poltekkes Padang yang di ketuai oleh Dr. Eva Yuniritha, SST., M.Biomed., Dietisien bersama TIM dan berfokus pada uji efikasi Bilbahoney sebagai inovasi pangan yang berasal dari Ikan Bilih dan Ikan Bada yang di modifikasi menjadi madu.

 

Bilbahoney madu ini di berikan kepada Balita Stunting sebanyak 80 orang dengan rincian 40 Orang untuk wilayah Puskesmas Koto Berapak dan 40 orang untuk wilayah Puskesmas Pasar baru.

 

Launching penelitian dihadiri dan di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, SKM.M.Kes, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Agustina Rahmadani SST.MM, Camat Kecamatan Bayang, Hendro Nasti, SSTP. MM dan para Wali Nagari Kecamatan Bayang, Tim Gizi Dinkes, Puskesmas Pasar Baru dan Puskesmas Koto Berapak, Bidan Desa, kader kesehatan dari wilayah terkait serta Ibu dan Balita Stunting.

 

Dalam arahannya Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, menyampaikan bahwa kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur. 

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada Poltekes Padang yang telah memilih Pessel sebagai Lokus dalam penelitiannya. Namun poin penting yang di sampaikan adalah memastikan semua balita stunting di wilayah Pasar Baru dan Koto Berapak memiliki Kartu Jaminan Kesehatan. Harapannya pemanfaatan hasil penelitian ini dapat menjadi arah dalam perencanaan dan kebijakan di Tingkat Nagari dan Kecamatan. 

 

Adapun kegiatan Lounching Bilbahoney adalah :penyampaian materi tentang Bilbahoney. Penandatanganan Informed Consent. Pengukuran antropometri (BB, PB/TB, LK, LLA). Pengambilan sampel rambut untuk pemeriksaan kadar zinc. Recall konsumsi 2×24 jam. Food Frequency Questionnaire (FFQ). Wawancara pola kebiasaan makan. Pembagian Bilbahoney dan penjelasan cara konsumsi. 

 

Kolaborasi antara Poltekkes Padang dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, bersama puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta kader kesehatan, diharapkan dapat memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan menuju Zero Stunting.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube