Headline News

header-int

Dari Penerangan hingga Tempat Berteduh, Pemkab Pessel Bantu Warga Bertahan Pascabencana

Jumat, 16 Oktober 2026, 16:45:41 WIB - 10 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Dari Penerangan hingga Tempat Berteduh, Pemkab Pessel Bantu Warga Bertahan Pascabencana

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

 

Sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyerahkan bantuan berupa empat unit generator set (genset) dan 14 unit tenda yang bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis di halaman Kantor Wali Nagari Sungai Pinang, yang saat ini difungsikan sebagai posko tanggap darurat bencana, Kamis (15/10/2026).

 

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan penerangan dan penyediaan tempat berteduh sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat maupun hilang akibat terjangan banjir dan longsor.

 

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang mengalami dampak paling parah, terutama keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

 

“Mewakili Bapak Bupati, kami menyerahkan bantuan dari BPBD Pesisir Selatan atas nama pemerintah daerah kepada Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Insya Allah, nanti akan didistribusikan kepada masyarakat kita yang rumahnya sudah tidak ada lagi sama sekali atau lenyap akibat bencana,” ujar Risnaldi.

 

Menurutnya, bantuan yang disalurkan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.

 

Ia menegaskan bahwa proses pendistribusian bantuan harus dilaksanakan secara terkoordinasi dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari. Langkah tersebut penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

“Nanti bantuan ini disalurkan langsung oleh Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu wali nagari melalui Bapak Camat,” jelasnya.

 

Risnaldi juga mengingatkan pentingnya kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan pihak terkait dalam mempercepat penanganan dampak bencana. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi faktor penting agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara efektif.

 

Bencana banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dalam beberapa hari terakhir telah memberikan dampak cukup besar terhadap kehidupan masyarakat. Sedikitnya sembilan nagari terdampak, dengan kerusakan meliputi rumah penduduk, fasilitas umum, serta sejumlah akses transportasi.

 

Salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Nagari Sako. Di kawasan tersebut, sejumlah rumah warga dilaporkan hilang akibat tertimbun material longsor maupun terdampak derasnya aliran banjir.

 

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat harus menghadapi situasi sulit karena kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Selain merusak permukiman, bencana juga mengganggu konektivitas wilayah. Ruas jalan Tapan–Sungai Penuh sempat tidak dapat dilalui akibat material bencana, sehingga menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas penanganan darurat.

 

Dalam kondisi tersebut, keberadaan genset dan tenda menjadi bagian penting dari dukungan logistik bagi masyarakat terdampak. Genset dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penerangan darurat, sementara tenda dapat digunakan sebagai tempat perlindungan sementara sesuai kebutuhan di lapangan.

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui BPBD, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, dan pemerintah nagari terus memperkuat koordinasi untuk menangani dampak bencana sekaligus memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

 

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Agnes Dheno Arnas, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan, Ilham, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta perwakilan wali nagari penerima bantuan.

 

Melalui dukungan berbagai pihak, pemerintah daerah berharap masyarakat terdampak dapat melewati masa tanggap darurat dengan lebih baik.

 

Bantuan yang diberikan tidak hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana.

 

Di tengah kerusakan dan kehilangan yang dialami warga, kehadiran pemerintah bersama seluruh unsur terkait diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan harapan bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube