Headline News

header-int

Pimpin Kawasan Segitiga Emas, Erna Juita Dihadapkan pada Tantangan Pembangunan Tapan

Jumat, 16 Oktober 2026, 16:49:12 WIB - 33 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Pimpin Kawasan Segitiga Emas, Erna Juita Dihadapkan pada Tantangan Pembangunan Tapan

Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan. Berada di kawasan yang menghubungkan Sumatera Barat, Jambi, dan Bengkulu, wilayah ini menyimpan potensi besar yang perlu dikelola secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Kini, tanggung jawab untuk menggerakkan roda pemerintahan dan mengoptimalkan potensi tersebut berada di tangan Erna Juita, SKM., MM., yang resmi menjabat sebagai Camat Basa Ampek Balai Tapan. Penunjukan ini sekaligus mencatat sejarah baru karena Erna menjadi perempuan pertama yang dipercaya memimpin kecamatan tersebut.

 

Erna menerima penyematan tanda jabatan dari Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, dalam prosesi yang berlangsung khidmat pada Kamis (15/10/2026). Pengangkatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Kehadiran Erna juga mengakhiri kekosongan jabatan camat definitif yang berlangsung selama enam bulan. Dengan adanya pimpinan definitif, koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan diharapkan semakin optimal, terutama dalam menyelaraskan program pemerintah kabupaten dengan kebutuhan masyarakat di nagari.

 

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menegaskan bahwa jabatan camat memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menjalankan administrasi pemerintahan. Seorang camat dituntut mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, memahami persoalan yang berkembang, serta mendorong penyelesaian masalah melalui koordinasi lintas sektor.

 

“Saya berharap Ibu Erna dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jabatan camat bukan hanya tentang menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga bagaimana membangun kedekatan, mendengar aspirasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Risnaldi.

 

Menurutnya, posisi Basa Ampek Balai Tapan yang strategis harus menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah. Konektivitas dengan wilayah provinsi tetangga membuka peluang bagi pertumbuhan perdagangan, pergerakan masyarakat, pengembangan usaha, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

Risnaldi meminta Erna membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat bersama pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut dinilai penting agar potensi wilayah dapat dikembangkan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Tantangan kepemimpinan di Basa Ampek Balai Tapan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan peluang ekonomi. Peningkatan kualitas pelayanan administrasi, penguatan koordinasi antarinstansi, serta penyerapan aspirasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif.

 

Sebagai camat, Erna memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah kabupaten. Komunikasi yang terbuka dan respons terhadap persoalan di lapangan diharapkan dapat membantu memastikan program pembangunan berjalan sesuai prioritas dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Sebelum dipercaya memimpin Basa Ampek Balai Tapan, Erna Juita pernah menjabat sebagai kepala bidang pada Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjalankan tugas baru, khususnya dalam memahami aspek pelayanan masyarakat dan koordinasi penyelenggaraan program pemerintah.

 

Selain menjadi catatan penting bagi kepemimpinan perempuan di daerah, penunjukan Erna diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan. Namun, keberhasilan kepemimpinannya tentu akan ditentukan oleh kemampuan membangun kerja sama, menyusun prioritas, dan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

 

Prosesi penyematan tanda jabatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, Staf Ahli Bupati Gunawan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dr. Syahrizal Antoni, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Dengan kepemimpinan baru ini, Basa Ampek Balai Tapan diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai kawasan strategis di bagian selatan Pesisir Selatan. Potensi geografis yang dimiliki perlu diimbangi dengan pemerintahan yang responsif, pelayanan yang berkualitas, dan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

 

Amanah yang kini diemban Erna Juita menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk menerjemahkan potensi wilayah menjadi peluang kemajuan. Harapannya, perkembangan kawasan Tapan tidak hanya terlihat dari posisi strategisnya, tetapi juga dari meningkatnya kualitas pelayanan, berkembangnya aktivitas ekonomi, dan semakin baiknya kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube