PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus melangkah progresif dalam mempercepat penurunan angka stunting. Atas inisiasi Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) menggelar pertemuan strategis bersama Tim Peneliti Poltekkes Kemenkes Padang di Aula Utama Poltekkes Kemenkes Padang, Selasa (04/08/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Padang, Dr. Gusnedi, S.TP., M.PH., Kepala Dinkes PPKB Pessel, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., Ketua Jurusan Gizi, Rina Hasniyati, S.KM., M.Kes., serta Fitria Yomi Swadharma, S.KM., M.M.
Turut hadir Tim Peneliti Poltekkes Kemenkes Padang yang terdiri dari Dr. Eva Yuniritha, S.ST., M.Biomed., Dietisien, Dr. Muchsin Riviwanto, S.KM., M.Kes., dan Defniwita Yuska, S.KM., M.Biomed., serta Penanggung Jawab (Pj) Program Gizi Dinkes PPKB Pessel, Meri Susanti, S.Gz.
Pertemuan ini berfokus pada penyusunan Strategi Penanggulangan Stunting melalui program intervensi gizi terpadu. Program ini mengambil lokus di salah satu wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Pesisir Selatan dengan target sasaran 40 anak stunting usia 24 hingga 59 bulan.
Intervensi akan dilaksanakan secara intensif selama 2 bulan dengan memanfaatkan formulasi makanan tambahan berbasis potensi pangan lokal daerah. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memulihkan status gizi anak secara efektif, tetapi juga memberdayakan sumber daya pangan yang ada di nagari.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinkes PPKB Pessel, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi riset akademik dengan implementasi lapangan.
"Kerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Padang ini merupakan langkah nyata kita dalam menghadirkan solusi penanganan stunting yang terukur dan berbasis ilmiah. Penggunaan potensi pangan lokal selama dua bulan masa intervensi diharapkan mampu memberi dampak signifikan bagi pemulihan gizi anak-anak kita secara berkelanjutan," ujar Agustina Rahmadani.
Di sela-sela kegiatan, jajaran Dinkes PPKB Pessel juga melakukan pertemuan khusus dengan Direktur Poltekkes Kemenkes Padang. Dalam kesempatan tersebut, Poltekkes Kemenkes Padang menawarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menjadikan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai Daerah Binaan Poltekkes Kemenkes Padang.
Kemitraan ini nantinya mencakup penanganan stunting, penanggulangan berbagai masalah kesehatan daerah, serta program pengabdian masyarakat berkelanjutan yang melibatkan sivitas akademika.
Menanggapi tawaran tersebut, Kadinkes Agustina Rahmadani menyambut hangat dan menyatakan kesiapan Pemkab Pessel untuk menindaklanjutinya.
"Tawaran PKS untuk menjadikan Pesisir Selatan sebagai daerah binaan Poltekkes Kemenkes Padang adalah peluang yang luar biasa. Ini akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya pada isu stunting, tetapi juga dalam penanganan berbagai masalah kesehatan lainnya melalui kegiatan pengabdian masyarakat," tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.